Pesawat CN 235-220 MPA Perkuat Skadron Udara 5

0
347

Militer.or.id – Pesawat CN 235-220 MPA Perkuat Skadron Udara 5.

Pesawat CN 235-220 MPA (Maritime Patrol Aircraft). (photo: TNI AU).

Makassar – Skadron Udara 5 Lanud Sultan Hasanuddin, Jumat 4 Mei 2018 menerima pesawat CN 235-220 MPA (Maritime Patrol Aircraft) buatan PT Dirgantara Indonesia.

Proses serah terima ditandai dengan aksi terbang rendah menyambar di atas Apron Galaktika, dan saat menuju ke apron timur Skadron Udara 5 disambut dengan semburan air dari dua pemadam kebakaran guna menyambut kedatangan pesawat intai berteknologi canggih CN- 235 MPA yang berkemampuan terbang rendah.

HARUS BACA :  Situasi Panas, Pemimpin China Peringatkan Kesiapan Militer – Militer.or.id

Pesawat CN 235 ini, yang diserahkan oleh Iwan Krisnanto selaku Senior Vice President (SVP) untuk corporate planning dan program management PT. Dirgantara Indonesia dan diterima langsung Komandan Wing Udara 5 Kolonel Pnb Irwan Pramuda, S.E, M.M. kemudian pesawat ini teregistrasi dengan nomor AI-2318 TNI AU.

Dalam sambutan Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Marsma TNI Bowo Budiarto, S.E yang dibacakan Komandan Wing Udara 5 Kolonel Pnb Irwan Pramuda, S.E, M.M. menyampaikan bahwa pesawat CN 235-220 MPA tersebut, diberikan untuk menambah kekuatan Alutsista di Skadron Udara 5 Lanud Sultan Hasanuddin.

HARUS BACA :  Skadron Udara 21 Latihan Penembakan Malam

Diharapkan dapat memperkuat komponen Alutsista yang dimiliki Skadron Udara 5 guna pelaksanaan patroli maritim wilayah udara, pengawasan dan pengamanan Zona Ekonomi Eksklusif dan jalur lintas laut damai di wilayah Indonesia.

Ditambahkan juga, Lanud Sultan Hasanuddin khususnya Skadron Udara 5 akan merawat dan menjaga pesawat tersebut agar dapat digunakan semaksimal mungkin sehingga usia pakainya dapat tetap awet.

Senior Vice President (SVP) PT. Dirgantara Indonesia, Iwan Krisnanto mengatakan jika pesawat ini dapat berfungsi memantau wilayah perairan Indonesia yang dilengkapi dengan kamera dan sensor. Pesawat ini memiliki indra memantau jarak dan memiliki radar yang dapat menjangkau wilayah.

HARUS BACA :  Indo Defence 2018: Pengembangan Kapal Selam Mini Indonesia Ditunda

Turut hadir Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 8/D II Lanud Sultan Hasanuddin Ibu Yetha Bowo Budiarto beserta pengurus dan para Lanud Sultan Hasanuddin. (tni-au.mil.id)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here