Boeing Blokir Rencana IAI Ubah 767 Menjadi Tanker

Militer.or.id – Boeing Blokir Rencana IAI Ubah 767 Menjadi Tanker.

Boeing KC-46A Pegassus © US Air Force via Wikimedia Commons

Militer.or.id – Perusahaan Boeing tidak akan mengizinkan Israel Aerospace Industries (IAI) untuk mengubah pesawatnya menjadi konfigurasi pengisian bahan bakar udara, seperti dilansir dari laman Globes Israel.

Sementara Israel Aerospace Industries (IAI) bercita-cita untuk menjadi vendor disalah satu program pengadaan pertahanan terbesar Israel dalam beberapa tahun ke depan untuk pesawat tanker Angkatan Udara Israel, raksasa dirgantara AS, Boeing, tampak memberi rintangan serius.

HARUS BACA :  Runway Bandara Sultan Syarif Kasim II Jadi 2600 Meter – Militer.or.id

Menurut sumber, Boeing tidak akan memberikan izin IAI untuk mengubah pesawatnya ke konfigurasi tanker. Pembatasan seperti itu berarti IAI harus mencari jalan keluar alternatif untuk memasok tanker baru kepada Angkatan Udara Israel, karena di dalam proposalnya bahwa pembelian itu akan menggunakan pesawat Boeing 767 yang akan dikonversi untuk pengisian bahan bakar pesawat tempur.

Globes Israel menyebut bahwa Boeing memiliki minat yang jelas untuk menyingkirkan IAI dari program pengadaan yang telah terbentuk di Kementerian Pertahanan Israel dan di Angkatan Udara untuk waktu yang lama, karena IAI dianggap sebagai kandidat utama untuk memenangkan pesanan bernilai ratusan juta dolar.

HARUS BACA :  AS Nyatakan Punya Bukti Suriah Siapkan Senjata Kimia di Idlib
HARUS BACA :  Tak Semua Senjata Rusia "Moncer" di Suriah

Sementara itu, Boeing menawarkan pesawat tanker KC-46 baru pada Angkatan Udara Israel, yang juga didasarkan pada Boeing 767. Pesawat pertama akan dikirimkan dalam waktu dua bulan kepada Angkatan Udara AS, yang berencana untuk menerima hampir 200 unit dari mereka dalam beberapa tahun ke depan.

IAI, telah memenangkan kesepakatan serupa di masa lalu dari Brasil dan Kolombia dan telah berkompetisi untuk kontrak lainnya, yakin bahwa proposal mereka lebih menarik daripada Boeing, karena IAI dapat menjual pesawat tersebut ke Angkatan Udara Israel dengan setengah harga.

HARUS BACA :  2 Lanud TNI AU Naik Tipe, 8 Lanud Berganti Nama

KC-46 Pegassus ditawarkan dengan harga $ 250-300 juta, sedangkan IAI menawarkan pesawat sejenis yang dikonversi hanya seharga $ 150 juta, tanpa kekurangan kapasitas dan memiliki kinerja yang signifikan.

Rendy Raditya
Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

HARUS BACA :  Amerika Pergi dari Suriah, Turki Ambil Alih Perang

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...
44.1k Followers
Follow

Related articles

HARUS BACA :  Rusia Upgrade Persenjataan Helikopter Ka-52 Alligator

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here