Bundeswehr Berubah Jadi ‘Gudang Suku Cadang’ ?

Militer.or.id – Bundeswehr Berubah Jadi ‘Gudang Suku Cadang’ ?.

Tank Leopard Leopard 2A6 Jerman. (photo: 7th Army Training Command from Grafenwoehr, Germany via commons.wikipedia.org)

Militer.or.id – Sementara pemerintah Jerman mencari cara untuk meningkatkan pembelanjaan pertahanan hingga 1,5 persen dari PDB yang kini pada 1,3 persen, para ahli memperingatkan bahwa kenaikan yang sedikit itu tidak akan cukup untuk sepenuhnya memenuhi kebutuhan tentara (Bundeswehr), dirilis Sputniknews.com, Kamis, 16-08-2018.

Angkatan Bersenjata Jerman berada dalam kondisi krisis yang dalam, yang menghadapi kekurangan dana, tulis koran Zuddeutsche Zeitung. Menurut publikasi, 38,5 miliar Euro Jerman yang akan dibelanjakan untuk pertahanan pada tahun 2018 tampaknya hanya di permukaan saja.

HARUS BACA :  Kasdam Pattimura Lepas Satgas Yonkomposit TNI Konga

Faktanya, Angkatan Bersenjata tidak memiliki cukup uang untuk melanjutkan dengan 50 persen anggaran pertahanan yang dibelanjakan untuk pengadaann personil, sekitar 18 persen untuk biaya operasional, dan hanya 13 persen yang digunakan untuk peralatan baru.

Ada penurunan tajam dalam jumlah tank – dari 4.500 pada akhir Perang Dingin menjadi 225 unit sekarang dan dana yang dialokasikan tidak cukup untuk memecahkan masalah.

Misalnya, operasi yang dilakukan sebagai bagian dari misi PBB di Afghanistan dan Mali sering mengharuskan senjata yang digunakan di Eropa disesuaikan untuk kondisi cuaca yang rumit di negara-negara tersebut, dan termasuk kendaraan lapis baja yang tahan ranjau.

HARUS BACA :  Ini Tindakan Israel Jika Suriah Gunakan Sistem S-300 Rusia
HARUS BACA :  Militer Iran Bersumpah Balas Dendam Atas Serangan Parade Militernya

Menurut Suddeutsche Zeitung, selama partisipasinya dalam kampanye yang dipimpin AS pada tahun 2011-2014 di Afghanistan, Bundeswehr benar-benar berubah menjadi “gudang suku cadang” yang menyediakan kontingen Jerman dengan semua yang dibutuhkan, sementara secara bersamaan kehilangan kemampuannya untuk membela Jerman sendiri dan memenuhi tugasnya dalam kerangka NATO.

Sama seperti pemerintah Jerman sedang mendiskusikan bagaimana meningkatkan pembelaan pertahanannya hingga 1,5 persen dari PDB dari 1,3 persen sekarang, para ahli percaya bahwa kenaikan yangtipis itu tidak akan cukup untuk sepenuhnya memenuhi kebutuhan tentara.

Klaus Naumann, mantan ketua komite militer NATO, percaya bahwa dana tambahan akan lebih baik untuk mengurangi defisit yang telah berkembang sejak awal tahun 2000-an.

HARUS BACA :  Jenderal Iran Mengancam Akan Melenyapkan Israel Jika Perang Di Mulai

Sebelumnya, tabloid Bild, menulis, mengutip laporan odari Federal Accounts Chamber of Germany, bahwa Menteri Pertahanan Ursula von der Leyen telah dituduh menyembunyikan kasus-kasus kerusakan peralatan militer dan membuat “statistik hiasan.”

Menurut surat kabar, tidak ada satu pun kapal selam Jerman yang cocok untuk operasi pada tahun 2017, dan kurang dari separuh Frigat dan tank dan hanya satu dari 3 Helikopter tempur yang layak tempur.

Selain itu, korvet, yang dinyatakan oleh von der Leyen sebagai “siap tempur,” tidak memiliki senjata, tidak memiliki peluru kendali, dan sangat kekurangan.

HARUS BACA :  Indonesia Belajar Teknologi HTGR dari China untuk PLTN
Rendy Raditya
Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...
44.1k Followers
Follow

Related articles

HARUS BACA :  Pengebom Strategis B-2 Spirit Mendarat Darurat di Colorado – Militer.or.id

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here