AH-64E US Army Bakal Mampu Tembak Sasaran 100 Km

Militer.or.id – AH-64E US Army Bakal Mampu Tembak Sasaran 100 Km.

Helikopter tempur AH-64E Apache Guardian AS (kiri) dan Mi-35 TNI AU (kanan) dalam latihan “Garuda Shield” © US Army via Wikimedia Commons

Militer.or.id – Angkatan Darat AS telah mengumumkan paket upgrade helikopter tempur AH-64 Apache dengan peralatan canggih yang memungkinkan helikopter untuk menyerang hingga 100 kilometer, seperti disebutkan dalam cuitan Air Power.

Dalam dokumen yang menjabarkan perinciannya, Angkatan Darat AS membagi rencana upgrade armada helikopter AH-64E. Konfigurasi terbaru yang diperbarui akan disebut sebagai Versi 6 (V6) dan sedang dikembangkan untuk meningkatkan efisiensi helikopter dalam medan tempur modern.

Angkatan Darat AS mengatakan bahwa upgrade helikopter akan mencakup dua kali lipat jangkauan radar kendali tembak (FCR) yang berkisar 8 – 16 km, kemampuan mendeteksi ancaman maritim dan penargetan oleh FCR, memperluas jangkauan generasi berikutnya dari Manned-Unmanned Teaming-Extended atau “MUMT-X” memungkinkan Apache untuk berinteroperasi dengan berbagai sistem pesawat terbang tanpa awak (PTTA) dan platform lainnya, termasuk peningkatan navigasi dan komunikasi.

HARUS BACA :  Navy ASW Helis to be Armed with Spike NLOS Missiles

HARUS BACA :  Sertijab Komandan Lantamal VI Makassar

Apache Versi 6 akan memberikan integrasi suara gelombang radio dan kemampuan data “menggunakan saluran kedua” dalam terminal udara Link 16 yang dimiliki Apache.

HARUS BACA :  Pentagon Izinkan Jual AIM-120 ke Denmark

Prosesor misi “multi-core” baru akan memberikan lebih banyak memori dan kecepatan pemrosesan yang signifikan. Sistem bantuan pengambilan keputusan kognitif akan turut diintegrasikan, membantu mengurangi beban kerja pilot serta meningkatkan efisiensi pengambilan keputusan.

AH-64E v6 juga terintegrasi dengan peluncur roket yang dimodernisasi, dan kemampuan untuk menyebarkan rudal udara-ke-permukaan canggih AGM-114R alias Hellfire Romeo. Dalam dokumen juga dicatatkan bahwa Apache nantinya akan tetap menjadi helikopter serang Angkatan Darat AS sampai setidaknya tahun 2048.

Rencana modernisasi AH-64E Apache v6 US Army © Air Power via Twitter

Peralatan baru untuk helikopter Apache v6, adalah teknologi tempur terbaru, juga dikenal sebagai “MUM-T Level 4”, telah berhasil digunakan di Afghanistan sebanyak 229 kali oleh batalion helikopter serang dan pengintai.

HARUS BACA :  Penghargaan kepada Dua Nelayan Panipahan Atas Penemuan Senjata – Militer.or.id

MUMT-X memungkinkan helikopter AH-64E Apache dan OH-58 Kiowas mengontrol jalur penerbangan dan kemampuan sensor drone Army Shadow dan Grey Eagle. Dan dalam beberapa bulan terakhir, Angkatan Darat AS di Afghanistan telah mulai mengupgrade MUMT-X menggunakan data link taktis untuk mengirimkan data ke helikopter AH-64E dari jarak 50 km.

Rencana modernisasi AH-64E Apache v6 US Army © Air Power via Twitter

AH-64E v6 akan dilengkapi mesin helikopter 701D yang lebih kuat, bilah baling-baling baru dan teknologi serta sistem elektronik yang ditingkatkan.

HARUS BACA :  Penghargaan kepada Dua Nelayan Panipahan Atas Penemuan Senjata – Militer.or.id

Di medan perang, MUMT-X memungkinkan AH-64E Apache untuk mengidentifikasi dan menyerang target musuh hingga jarak 100 km. Ini berkat analisis gambar yang disediakan oleh sensor yang terpasang pada UAV.

Helikopter dapat mengontrol sensor dari jaringan pesawat terbang tanpa awak, menerima dan mengirimkan gambar online secara real-time dan mengendalikan UAV. Teknologi serupa juga digunakan untuk mengirimkan data dari helikopter dan UAV yang terlibat dalam pertempuran kepada pasukan darat melalui sebuah terminal.

Rendy Raditya
Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...
44.1k Followers
Follow

Related articles

HARUS BACA :  Rencana Pengadaan Peluru Kendali Jarak Menengah Untuk TNI AD

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here