Kapal Induk China Uji Coba Laut Putaran Kedua

Militer.or.id – Kapal Induk China Uji Coba Laut Putaran Kedua.

Kapal induk Type 001A di pelabuhan Dalian, China. (photo GG001213 via Commons.Wikipedia.org)

Militer.or.id – Kapal induk pertama yang dibangun di China meninggalkan pelabuhan angkatan laut pada hari Minggu 26-8-2018 untuk uji coba kelautan putaran kedua, di mana sistem persenjataan utama dan sistem komando dan kontrol akan diuji, ujar laporan media pemerintah China, dirilis Sputniknews.com, Senin 27-8-2018.

Menurut Global Times, kapal induk Tipe 001A yang belum ditetapkan namanya, akan diuji untuk mengatasi berbagai kesulitan yang sempat dihadapi selama uji coba laut pertamanya pada bulan Mei awal tahun ini. Tujuan utamanya adalah untuk menguji sistem penggerak kapal induk, ujar Global Times.

HARUS BACA :  US Navy Kembangkan Rudal Hipersonik Kapal Selam

Salah satu kegiatan yang akan disiapkan untuk uji coba laut di kemudian hari adalah melakukan lepas landas pesawat dan pendaratan di kapal. Laporan mengatakan saat uji coba kedua ini, belum terlihat adanya pesawat di dek kapal induk.

Secara keseluruhan, pengiriman Type 001A “mungkin membutuhkan waktu sekitar satu tahun berkat pengetahuan yang diperoleh dari peluncuran kapal induk pertama negara itu, Liaoning (eks Ukraina,” ujar Song Zhongping, komentator TV dan analis China, kepada Global Times.

Lambung Liaoning dibangun di bawah Uni Soviet sebelum Beijing membeli kapal itu, memasangnya, dan melakukan pengujian penerbangan Angkatan Laut secara ekstensif di atasnya. Kapal idnuk Liaoning “mulai memiliki kemampuan sistem tempur” pada 31 Mei 2018, kata juru bicara Kementerian Pertahanan Nasional China.

HARUS BACA :  The Needs of Surface Combatant (Part 1)
HARUS BACA :  ESSM Blok 2 Berhasil Cegat BQM-74E

Setelah kapal induk Type 001A siap, Tentara Angkatan Laut China (PLA-N) berencana memasangkan kapal induk ini dengan Destroyer baru yang Song gambarkan sebagai “China’s top-level surface vessel.” Kapal perusak Tipe 055 memulai uji coba laut pada Jumat 24-8-2018 lalu, Global Times mencatat, dan  China mengharapkan untuk memasang electromagnetic railgun  pada destroyer itu di masa depan.

HARUS BACA :  Display Analog F-5 AS Akan Diganti Garmin® G3000
Rendy Raditya
Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...
44.5k Followers
Follow

Related articles

HARUS BACA :  PT PAL-DSNS Serahkan Fregat KRI RE Martadinata-331

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here
HARUS BACA :  AS Akan Penuhi Semua Kebutuhan Turki Jika Batalkan S-400