X-60A, Kendaraan Roket Hipersonik USAF – Militer.or.id

Militer.or.id – X-60A, Kendaraan Roket Hipersonik USAF – Militer.or.id.

Citra komputer peluncuran X-60A © Lab Riset USAF via Flight Global

Militer.or.id – Angkatan Udara AS telah menerapkan penunjukan resmi militer sebagai X-60A untuk penelitian roket hipersonik yang sebelumnya dikenal sebagai GOLauncher1, seperti dilansir dari laman Flight Global.

Kendaraan ini sedang dikembangkan oleh Generation Orbit Launch Services di bawah kontrak Divisi Sistem Kecepatan Tinggi Direktorat Sistem Aerospace di Laboratorium Riset Angkatan Udara (AFRL), menurut keterangan layanan pada 4 Oktober.

HARUS BACA :  Peru Upgrade Fulcrum ke Standar MiG-29M2

X-60A merupakan roket udara-cair yang dirancang untuk penelitian penerbangan hipersonik, termasuk pengujian teknologi seperti propulsi scramjet, material tahan temperatur tinggi dan kontrol otonom.

“X-60A seperti terowongan angin untuk menangkap data yang melengkapi kemampuan uji lapangan kami saat ini”, kata Kolonel Colin Tucker, deputi militer di kantor Deputi Sekretaris Angkatan Udara untuk Sains, Teknologi dan Teknik.

Melanjutkan bahwa AFRL sudah lama membutuhkan jenis kendaraan uji ini untuk lebih memahami bagaimana bahan dan teknologi lainnya berperilaku saat terbang 5 kali kecepatan suara. Ini memungkinkan pengembangan yang lebih cepat dari prototipe senjata hipersonik dan sistem masa depan yang berkembang.

HARUS BACA :  Panglima Koarmada III Melepas Satgas Rimpac 2018
HARUS BACA :  Israel Berikrar Tanggapi Setiap Serangan Lain dari Jalur Gaza

AFRL yakin bahwa itu dapat meningkatkan frekuensi pengujian penerbangan sekaligus menurunkan biaya pemurnian teknologi hipersonik menggunakan X-60A.

Laboratorium Riset Angkatan Udara berencana untuk terus menggunakan fasilitas uji darat sebagai bagian dari upaya, namun mengatakan roket diperlukan untuk menguji teknologi hipersonik dalam kondisi penerbangan.

Kendaraan X-60A adalah roket udara-cair satu tahap dan menggunakan mesin roket Hadley, yang membakar oksigen cair dan propelan kerosin. Sistem ini dirancang guna menyediakan akses yang terjangkau dan teratur ke kondisi penerbangan pada tekanan dinamis tinggi antara 5 – 8 Mach.

HARUS BACA :  Lima Warga Gaza Tewas Akibat Tembakan Tentara Israel – Militer.or.id

Kendaraan roket akan diluncurkan dari bawah perut pesawat C-20A NASA, versi militer dari jet bisnis Gulfstream III. X-60A menyelesaikan uji pembakaran panas pada bulan Juni dan penerbangan pertamanya direncanakan pada akhir 2019.

Rendy Raditya
Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...
44.1k Followers
Follow

Related articles

HARUS BACA :  10 Tewas Kena Ledakan Ranjau ISIS di Deir Az-Zour

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here
HARUS BACA :  AS Kembangkan Satelit Pengintai Mini Sekali Pakai