Dua F-35 RAAF Akan Tiba Pada Bulan Desember – Militer.or.id

Militer.or.id – Dua F-35 RAAF Akan Tiba Pada Bulan Desember – Militer.or.id.

Jet tempur siluman F-35A Angkatan Udara AS dalam formasi © US Air Force via Wikimedia Commons

Militer.or.id – Pangkalan Udara Williamtown akan menjadi tempat bersejarah untuk Angkatan Bersenjata Australia ketika dua unit F-35A pertama dari 72 pesanan, tiba untuk menetap secara permanen pada hari Senin, 10 Desember 2018, seperti dilansir dari laman media Australia, Examiner.

Bukan tanpa kontroversi, menyusul ada klaim penundaan waktu dan ledakan anggaran, pesawat yang akan dioperasikan oleh Skuadron Ke-3 menurut Komandan Wing Darren Clare.

HARUS BACA :  Meksiko Jadikan SIGMA 10514 Sebagai Fregat Patroli

Seorang juru bicara Departemen Pertahanan Australia mengatakan bahwa pengerjaan infrastruktur yang diperlukan di Pangkalan Udara Williamtown untuk rumah JSF sedang berlangsung “namun komponen yang diperlukan untuk menyambut kedatangan dua pesawat pertama telah selesai”.

“F-35A ini akan secara bertahap memasuki layanan untuk menggantikan armada F/A18-A/B Hornet Klasik, dengan kemampuan operasional terakhir dari Hornet yang diharapkan akan berakhir tahun 2023”, kata juru bicara.

Menanggapi masalah kebisingan yang akan ditimbulkan oleh pengoperasian F-35, juru bicara mengatakan bahwa ada profil kebisingan yang berbeda antara yang lama serta yang baru.

“F-35A adalah pesawat tempur bermesin tunggal, sedangkan F/A-18 adalah pesawat bermesin ganda. Perkiraan Eksposur Kebisingan Australia yang kini diperbarui akan diterapkan pada Pangkalan Udara Williamtown untuk dapat mengakomodasi profil kebisingan yang berbeda”, lanjutnya.

Itu tidak semua berjalan mulus bagi pemerintah federal sejak pengumuman awal pada tahun 2012 bahwa itu akan menghabiskan AU $ 17 miliar untuk membeli 72 pesawat baru, serta penundaan yang disebabkan oleh gangguan teknis dan bengkaknya biaya.

HARUS BACA :  Wow!, Mi-26 Rusia Mampu Angkat Jet Tempur Su-24
HARUS BACA :  Static Display P-3C Orion US Navy di Lanudal Juanda

Pilot dan personel pemeliharaan Angkatan Udara Australia (RAAF) telah disematkan di unit Angkatan Udara AS dan bermitra dengan Lockheed Martin dalam persiapan untuk kedatangan pada 10 Desember mendatang.

Rendy Raditya
Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...
44.1k Followers
Follow

Related articles

HARUS BACA :  Kementerian Pertahanan Rusia Segera Peroleh 14 Su-30SM

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here
HARUS BACA :  Meksiko Jadikan SIGMA 10514 Sebagai Fregat Patroli