Senapan Serbu Terbaru Bundeswehr Gagal Tes – Militer.or.id

Militer.or.id – Senapan Serbu Terbaru Bundeswehr Gagal Tes – Militer.or.id.

Tentara Amerika menguji senapan serbu G36 buatan Jerman © Garda Nasional AS via Wikimedia Commons

Militer.or.id – Produsen senjata telah gagal dalam upaya untuk menggantikan model G36 yang kontroversial. Rencana Menteri Pertahanan Jerman, Ursula von Der Leyen untuk tahapan senjata baru telah tertunda selama delapan bulan, seperti di lansir dari laman Deutsche Welle.

Upaya tentara Jerman untuk memperoleh senjata otomatis dengan standar baru untuk pasukannya telah ditunda karena produsen senjata gagal memberikan penawaran yang sesuai, tulis surat kabar Die Welt am Sonntag pada hari Sabtu.

HARUS BACA :  Kapal Induk China Ditargetkan Uji Laut April

Informasi tersebut muncul dari laporan rahasia oleh kantor pengadaan pertahanan di Kementerian Pertahanan Jerman (BAAINBw).

Menteri Pertahanan Jerman Ursula von der Leyen telah mengumumkan pada tahun 2015 bahwa senapan serbu G36, yang menjadi telah senjata standar Bundeswehr sejak tahun 1996, akan dihapus. Keputusan tersebut diambil setelah ditemukannya bahwa senapan terlalu panas dan kehilangan akurasi untuk penggunaan intens dalam cuaca panas.

HARUS BACA :  Race Between Rafale and Typhoon for RMAF Fighter
HARUS BACA :  PT Honeywell Indonesia Tawarkan Teknologi Terkini Navigasi Pesawat

Proses penawaran untuk penerus senapan sebut itu dimulai pada bulan April 2017 dan memuncak pada bulan Februari tahun ini. Daftar perusahaan yang menawarkan untuk menyediakan senapan baru kepada tentara Jerman memang belum diungkapkan, tapi diharapkan Heckler & Koch, sang produsen senapan G36 naas akan berada di antara mereka.

Menurut kantor pengadaan pertahanan, tes komparatif dalam tujuh bulan berikutnya mengungkapkan bahwa tak ada senapan serbu yang tersedia oleh berbagai produsen senjata yang memenuhi “persyaratan wajib”.

HARUS BACA :  Petinggi Militer Brunei Darussalam Dibuat Penasaran dengan Target Drone

Berdasarkan temuan auditor misalnya, bahwa perusahaan senjata hanya mengajukan senapan dengan kaliber 5,56 milimeter meskipun fakta bahwa beberapa unit tentara telah membutuhkan senapan serbu kaliber 7,62 milimeter yang lebih besar.

Produsen senjata sekarang memiliki waktu hingga Februari 2019 untuk memperbaiki kekurangan produk mereka dan menyerahkan senjata mereka itu untuk pemeriksaan ulang. Akibatnya, jadwal waktu tentara Jerman pada pentahapan senapan serbu baru itu tertunda sekitar 8 bulan dan menambahkan biaya tak terduga sekitar € 750.000 ke dalam proyek.

Rendy Raditya
Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

HARUS BACA :  Program Nuklir Korut Tidak Dinegosiasikan Selama AS Mengancam

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...
44.1k Followers
Follow

Related articles

HARUS BACA :  2000 Prajurit TNI AD Latihan Antarkecabangan 2018

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here