Z-10 China Mendapat Perisai Semi-Metal “Graphene” – Militer.or.id

Militer.or.id – Z-10 China Mendapat Perisai Semi-Metal “Graphene” – Militer.or.id.

Helikopter tempur Z-10 Angkatan Udara PLA © 3GO*CHN-405/mjordan_6 via Wikimedia Commons

Militer.or.id – Sejumlah helikopter serang Z-10 milik PLA, telah ditingkatkan dengan perisai ultra-tipis semimetal graphene yang memiliki fungsi sebagai lapisan perlindungan tambahan, menurut Asia Times.

Sebuah video muncul di stasiun Televisi Pusat China (CCTV) pada awal bulan ini yang menunjukkan salah satu helikopter dengan “modul perisai” tambahan didekat kokpit tandemnya mendarat setelah penerbangan. Video tersebut belum diverifikasi secara independen untuk keasliannya, dan Beijing tampaknya menyembunyikan rahasia militernya.

HARUS BACA :  KRI Rencong Terbakar di Perairan Sorong

Selama operasi serangan darat, Z-10 kemungkinan akan digunakan untuk menyerang formasi tank atau artileri darat musuh lainnya, Asia Times mencatat dalam laporan tanggal 24 Oktober, mengekspos helikopter ke berbagai persenjataan anti-pesawat yang mungkin dikeluarkan selama operasi di dataran rendah.

Perisai graphene sekeras berlian © Red Orbit via Graphene Info

Graphene adalah bahan yang luar biasa kuat dengan sifat-sifat terbaru dibandingkan dengan material yang secara konvensional digunakan dalam pembuatan peralatan militer. Material graphene ini 200 kali lebih kuat daripada baja dan beratnya kurang dari satu gram per meter kubik.

HARUS BACA :  Yonkav 6/ Naga Karimata Berdayakan Prajurit Modifikasi Tank
HARUS BACA :  KRI Usman Harun-359 Tiba di Tanah Air – Militer.or.id

Pada 2017, sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Nature Nanotechnology, menemukan bahwa 2 lapis graphene yang hampir 1 juta kali lebih tipis dari selembar kertas dapat “menjadi sekeras berlian” dan kebal terhadap proyektil peluru.

Material graphene hanyalah lapisan sebuah atom karbon yang terkemas rapat dalam kisi heksagonal. Ketika tepat dua lapisan ditumpuk di atas satu sama lain, konfigurasi material yang disebut diamene akan mengeras dan menunjukkan kekuatan luar biasa yang sebanding dengan berlian, menurut Futurisme.

HARUS BACA :  Boeing-Kuwait Teken Kontrak Pengadaan 28 Super Hornet

Namun anehnya, menurut Nature Nanotechnology bahwa menumpuk lebih dari dua lapisan graphene tidak akan memicu efek pengerasan.

Rendy Raditya
Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...
44.1k Followers
Follow

Related articles

HARUS BACA :  TNI Kembangkan Sistem "Network Centric Warfare"

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here
HARUS BACA :  Pertemuan Bersejarah Trump - Kim Jong Un, Teken Dokumen