CETC Bidik Upgrade Korvet Parchim-Class TNI AL

KRI Kapitan Patimura (371), korvet kelas Parchim milik TNI AL © Wikimedia Commons

Militer.or.id – Perusahaan teknologi, China Electronics Technology Group (CETC) sedang menawarkan untuk mendapatkan kontrak tambahan dalam meningkatkan korvet Kapitan Pattimura (Kelas Parchim I) milik TNI Angkatan Laut.

Langkah ini diambil setelah selesainya awal tahun ini dari program untuk memodernisasi dua kapal awal yang berasal dari kelas yang sama, seperti dilansir dari laman IHS Jane.

Seorang eksekutif CETC mengkonfirmasi dalam Indo Defence 2018 bahwa CETC saat ini mencoba mengidentifikasi mitra dari industri pertahanan lokal Indonesia yang nantinya dapat mendukung program yang berpotensi luas.

HARUS BACA :  Kenapa Israel Kembali Membeli Armada F-15?

TNI AL mengoperasikan sebanyak 14 unit kapal di kelas Parchim, yang telah beroperasi sejak awal 1980-an.

“Pada tahun 2018 kami menyelesaikan program upgrade dua korvet tersebut”, kata eksekutif CETC.

Korvet Parchim-Class dibuat untuk Volksmarine (Angkatan Laut Jerman Timur) di akhir dasawarsa 1970-an. Penamaan menurut Pakta Warsawa adalah Project 133. Di kemudian hari kapal ini disebut Project 133.1 (Parchim I) untuk membedakannya dengan Project 133.2 (Parchim II) yang merupakan pengembangan lanjutan dari Parchim-Class.

HARUS BACA :  Lika-Liku Pengadaan 11 Unit Su-35S TNI AU
HARUS BACA :  11 Su-35 Bersenjata Lengkap Lebih Baik dari 1000 "Kosongan"

Kapal ini didesain untuk peperangan anti kapal selam di perairan dangkal/pantai. Enam belas kapal dibuat untuk Volksmarine (1977-1981) dan 12 kapal lain dimodifikasi dibuat untuk AL Soviet pada tahun 1985 – 1990 oleh Peenewerft, Wolgast.

Setelah bersatunya kembali Jerman, Jerman Timur menjual kapal-kapal tersebut kepada TNI AL pada tahun 1993.

Kami sangat menghargai pendapat anda. Bagaimanakah pendapat anda mengenai masalah ini? Tuliskanlah komentar anda di form komentar di bagian bawah halaman ini.

Rendy Raditya
Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here
HARUS BACA :  Inggris-Boeing Bahas Pembelian Wedgetail – Militer.or.id