Militer Rusia Terima Resimen S-400 yang Baru

Militer Rusia Terima Resimen S-400 yang Baru

dok. S-400 Rusia. (MoD Russian Federation)

Militer.or.id  – Pabrik senjata Rusia, Almaz-Antey, telah mengirimkan resimen terakhir sistem pertahanan udara jarak jauh Triumf S-400 (NATO: SA-21 Growler) pada tahun 2018 untuk Angkatan Bersenjata Rusia, lebih cepat dari jadwal perusahaan, yakni pada bulan November 2018,  ujar pernyataan pers, dirilis The Diplomat, 7-11-2018

Upacara pelantikan S-400 diadakan di pelatihan Kapustin Yar, di Wilayah Astrakhan. Penerimaan ke jajaran militer didahului oleh latihan terakhir uji coba pengguna yang sukses melakukan intersep beberapa target udara. “Uji coba penerimaan berhasil,” kata perusahaan pertahanan milik negara Rusia.

Unit baru ini membawa jumlah total resimen S-400 yang dikerahkan saat ini dalam jajaran dengan angkatan bersenjata Rusia menjadi 27, menurut hitungan Diplomat. Secara keseluruhan, Kementerian Pertahanan Rusia menerima total 4 Resimen S-400 ke jajaran AB dalam 2018. Militer terakhir mengambil pengiriman Resimen S-400 pada bulan Oktober 2018; pengiriman sebelumnya terjadi pada bulan Agustus dan Juli.

Resimen S-400 dibagi menjadi 2 Batalion (juga disebut divisi dalam militer Rusia), yang pada gilirannya dibagi menjadi 2 Baterai. Baterai dapat terdiri dari hingga 12 transporter erector launcher (TELs), meskipun 4 hingga 8 TELs per unit lebih umum. Selain Tels, setiap Baterai mencakup akuisisi target dan sistem kontrol perisai dan pos komando, serta sistem radar pengendali tembakan tambahan.

Untuk meningkatkan kemampuan anti-akses /aerial denial, Kementerian Pertahanan Rusia mengharapkan untuk menyebarkan setidaknya 56 S-400 Batalion atau 28 Resimen pada tahun 2020. S-400 belum dikerahkan dalam pertempuran yang sebenarnya tetapi dianggap sebagai salah satu dari sistem pertahanan udara jarak jauh interceptor yang paling canggih di dunia.

Ini dilaporkan mampu melibatkan hingga 36 target secara bersamaan dan dapat dipersenjatai dengan sejumlah misil yang berbeda.

Dibandingkan dengan pendahulunya, S-300, sistem pertahanan udara S-400 memiliki sistem radar yang ditingkatkan dan perangkat lunak yang diperbarui Sbb :

  1. S-400 dapat menembakkan 4 tipe baru Rudal permukaan-ke-udara (SAM) selain S-300 48N6E.
  2. Tabung vertikal diluncurkan.
  3. Bahan bakar padat.
  4. Satu tahap SAM dengan kisaran perkiraan 150 kilometer (93 mil).
  5. Rudal 48N6E2 yang ditingkatkan dengan jangkauan dilaporkan 195 kilometer (121 mil).

S-400 juga dipersenjatai dengan varian yang ditingkatkan dari 48N6E2 dengan kisaran jangkauan 250 kilometer (160 mil). Sistem pertahanan udara juga dapat menembakkan 2 Rudal tambahan, 9M96E dan 9M96E2 dengan masing-masing jangkauan 40 km (25 mil) dan 120 km (75 mil). Sistem pertahanan udara S-300 yang ditingkatkan seperti S-300PMU-2 Favorite, konon dapat juga menggunakan 9M96E dan 9M96E2.

S-400 dilaporkan dapat menembakkan Rudal dengan kecepatan 2,5 kali lebih cepat dari S-300 dan digunakan terhadap berbagai target udara, termasuk pesawat jammer stand-off, pesawat Airborne Warning dan Control System (AWACS), serta rudal balistik dan jelajah. Khususnya, Rudal jarak jauh S-400 yang paling canggih, 40N6 SAM, diterima ke layanan bulan lalu.

Kami sangat menghargai pendapat anda. Bagaimanakah pendapat anda mengenai masalah ini? Tuliskanlah komentar anda di form komentar di bagian bawah halaman ini.

administrator
Menyebarkan berita berita <a><b>Militer Indonesia</b></a> dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *