Erdogan: Turki Tak Bisa Diubah Jadi Halaman Belakang Mereka

dok.Recep Tayyip Erdogan. ( World Economic Forum – Andy Mettler via commons.wikimedia.org)

Ankara, Turki, Militer.or.id – Mereka yang berusaha mendominasi Turki selama satu abad belakangan ini telah didesak balik oleh rakyat Turki, kata presiden Turki pada Sabtu 17 11-2018, dirilis Antara pada Minggu 18-11-2018.

“Buat mereka yang berusaha mengubah Turki menjadi halaman belakang mereka sejak Pertempuran Gallipoli, Perang Kemerdekaan, dan kudeta yang gagal 15 Juli 2016, kami memberi mereka jawaban yang perlu sebagai satu bangsa,” kata Recep Tayyip Erdogan dalam upacara pembukaan Taman Nasional di Basaksehir, Istanbul.

Ia merujuk kepada aksi militer bersejarah yang menentukan dan upaya kudeta yang gagal yang menewaskan 251 orang.”Satu komitmen dalam program kegiatan 100-hari kami dicapai hari ini dengan pembukaan Taman Nasional ini, dan yang lain akan diselesaikan satu demi satu,” tambah Erdogan.

HARUS BACA :  Prancis, Inggris Segera Kirim Kapal Tantang Klaim Beijing di Laut Cina Selatan

“Kami mengatakan bahwa kami akan membuat Kanal Istanbul, mereka mengatakan, ‘Kami tak menginginkan itu’, ‘Jangan buat itu’. Kami akan membuatnya baik kalian menginginkannya atau tidak,” katanya. Tahun depan, Turki berencana meluncurkan pembuatan Kanal Istanbul, saluran air buatan tingkat-laut, dan menyelesaikannya pada 2023, kata Menteri Perhubungan dan Prasarana Turki Cahit Turhan.

Kanal itu dimaksudkan untuk memberi kelonggaran buat lalu-lintas pelayaran antara Laut Hitam dan Laut Marmara, terutama kapal tanker minyak yang melewati Selat Bosphorus. Kanal sepanjang 45 kilometer tersebut, yang akan dibuat sepanjang koridor Kucukcekmece-Sazlidere-Durusu di Istanbul, dirancang dengan kapasitas 160 kapal per hari.

HARUS BACA :  Prancis, Inggris Segera Kirim Kapal Tantang Klaim Beijing di Laut Cina Selatan

Di dalam pidatonya, Erdogan mengatakan mereka juga akan membuat tempat pekan raya terbesar di Turki di Bandar Udara Ataturk yang akan ditutup buat penerbangan komersial pada 31 Desember 2017 tahun ini.

HARUS BACA :  Jangan Memberi Ruang Terhadap PKI

Setelah pembukaan Taman Nasional Basaksehir, melalui telekonferensi, Erdogan juga meresmikan Taman Nasional lain di Kayasehir, Hosdere, Baruthane dan Cirpici –yang berdekatan, kata Kantor Berita Anadolu yang dipantau Antara pada Minggu 18-11-2018 di Jakarta.

Ketua Parlemen Binali Yildirim juga memuji pembukaan Taman Nasional baru itu, dan mengatakan, “Kota besar adalah pusat peradaban kita. Semua upaya kita ialah membuat orang menjalani hidup yang baik.” Pekan Maulid Saat berbicara dalam upacara peresmian pekan untuk menghormati Nabi Muhammad SAW, Maulid, presiden Turki itu mengatakan hidup Nabi Muhammad SAW menjadi contoh buat seluruh manusia dan generasi masa depan.

“Hidupnya adalah panduan terbesar bukan hanya buat ummatnya tapi juga buat seluruh umat manusia,” kata Erdogan. Ia menggaris-bawahi pentingnya untuk menjadi contoh buat geneasi muda negeri itu untuk masa depan yang cerah.

HARUS BACA :  DND to Acquire SK 'Pohang' ASW Corvette for USD100

“Jika kita memberi contoh yang bagus buat generasi muda, mereka takkan jatuh ke dalam cengkeraman dedengkot teror di Qandil dan ‘penipu’ di Pennsylvania,” kata Erdogan. Ia merujuk kepada Fetullah Gulen, pemimpin jaringan Organisasi Teror Fetullah (FETO) –yang berpusat di AS.

“Masa depan bangsa ini, yang mengabaikan dan berpaling dari generasi muda, dan tidak memberi perhatian yang cukup buat pembangunan kembali hati serta jiwa mereka, menghadapi ancaman,” ia menambahkan.

HARUS BACA :  TNI AU Gandeng Kemenhub untuk Integrasikan Radar

Ketika berbicara mengenai perubahan yang dialami Turki selama 16 tahun belakangan ini, presiden tersebut mengatakan, “Kita hidup di negara tempat kebebasan lebih banyak dibicarakan dibandingkan dengan pembatasan dan semua gagasan disampaikan secara bebas selama tak ada teror dan kekerasan.”

Kami sangat menghargai pendapat anda. Bagaimanakah pendapat anda mengenai masalah ini? Tuliskanlah komentar anda di form komentar di bagian bawah halaman ini.

Rendy Raditya
Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...
44.1k Followers
Follow

Related articles

HARUS BACA :  Jangan Memberi Ruang Terhadap PKI

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here