Mesir Beli Puluhan Ribu Amunisi Tank dari AS

Tank tempur utama M1 Abrams Angkatan Darat AS © US Army via Wikimedia Commons

Militer.or.id – Departemen Luar Negeri AS lewat Badan Kerjasama Pertahanan Keamanan (DSCA) telah menyetujui kemungkinan Penjualan Militer Asing ke Mesir sebanyak puluhan ribu amunisi 120 milimeter dengan perkiraan biaya sekitar $ 99 juta, seperti dilansir dari laman situs DSCA.

Pemerintah Mesir telah mengajukan permintaan untuk membeli:

  • 46.000 amunisi kaliber 120 mm yang terdiri dari amunisi M831A1 dan amunisi M865
  • 10.000 amunisi generasi ke-4 kaliber 120 mm A4 APFSDS-T
  • 4.500 amunisi 120 mm berdaya ledak tinggi IM HE-T
HARUS BACA :  India Batal Membeli 8.000 Rudal Anti Tank Dari Israel

Termasuk implementasi di lapangan, inspeksi dan pengujian, suku cadang dan bagian perbaikan, peralatan pendukung uji, publikasi dukungan lapangan dan data teknis, dan pelatihan personil serta peralatan pelatihan, program perbaikan komponen, peralatan dan dukungan terkait lainnya dengan perkiraan biaya sebeasr $ 99 juta.

Penjualan yang diusulkan akan berkontribusi pada kebijakan luar negeri dan keamanan nasional Amerika Serikat dengan membantu meningkatkan keamanan negara sahabat yang terus menjadi mitra strategis penting di Timur Tengah.

HARUS BACA :  Pasukan Malaysia di Lebanon Segera Diperkuat IAG Guardian
HARUS BACA :  Menteri Pertahanan Turki dan Rusia Bahas Perkembangan di Idlib

Penjualan akan meningkatkan kemampuan Mesir untuk memenuhi ancaman saat ini dan masa depan serta memberikan keamanan yang lebih besar untuk infrastruktur kritisnya. Mesir akan menggunakan amunisi HE-T 120 mm untuk menjaga persediaan (stok) amunisi strategis bagi armada tank M1A1 dan juga mendukung operasi melawan militan yang berafiliasi dengan ISIS di Sinai.

Mesir akan menggunakan amunisi latihan sasaran untuk melatih para kru M1A1 untuk prosedur tepat dalam lingkungan pelatihan menggunakan amunisi yang “lebih murah” dibandingkan dengan amunisi taktis sebab amunisi ini tidak dilengkapi dengan bahan peledak atau penetrasi.

HARUS BACA :  Belum Bisa Yakinkan Warga, Jepang Menunda Pengiriman V-22 Osprey

Mesir juga telah memproduksi amunisi jenis ini dibawah perjanjian produksi bersama selama 15 tahun. Mesir bermaksud menggunakan amunisi APFSDS-T guna mengganti model yang lebih tua yakni amunisi 120 mm KE-W, KE-W Al dan amunisi KE-W A2 untuk mempertahankan persediaan amunisi strategis bagi armada tank M1A1.

Kami sangat menghargai pendapat anda. Bagaimanakah pendapat anda mengenai masalah ini? Tuliskanlah komentar anda di form komentar di bagian bawah halaman ini.

Latest articles

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...
44.1k Followers
Follow

Related articles

HARUS BACA :  KN Belut Laut Bakamla RI Sosialisasikan Keamanan Laut

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here