Antusias Warga Palembang Saksikan GS Gita Jala Taruna AAL

Sepanjang perjalanan kirab, masyarakat kota Palembang dengan antusias menyaksikan penampilan Genderang Suling Gita Jala Taruna AAL yang atraktif hingga memukau warga kota Palembang dan sekitarnya.

Surabaya, Militer.or.id   –   Taruna AAL tingkat IV angkatan ke-64 yang sedang melaksanakan Lattek Jalayudha tahun 2018 melaksanakan kirab kota  pada Selasa 27-11-2018 di Palembang, Sumatera Selatan.

Dalam kirab kota sore itu diikuti peserta kirab yaitu Genderang Suling Gita Jala Taruna AAL, satu peleton prajurit Kodam II/Sriwijaya, satu peleton prajurit Lanal Palembang, satu peleton prajurit Lanud Sri Mulyono Herlambang (SMH), satu peleton personel Satbrimob Polda Sumsel, satu peleton pelajar SMA Taruna Indonesia, satu peleton pelajar Sekolah Maritim, satu peleton Sakabahari dan Marching Band binaan Kodim 0418/Plg.

HARUS BACA :  AUSTAL Delivers Second Cape Class Patrol Boat to Royal Australian Navy
HARUS BACA :  Uji Dinamik Roket R-Han 122B Tahap II

Rute perjalanan kirab kota dimulai dari Kantor Gubernur Sumsel – Simpang Palembang Jl. A Rifai – simpang Tiga Kembang Iwak – Kantor Walikota Jl. Merdeka – finish Benteng Kuto Besak yang menempuh jarak kurang lebih 3,5 kilometer.

Sepanjang perjalanan kirab, masyarakat kota Palembang dengan antusias menyaksikan penampilan Genderang Suling Gita Jala Taruna AAL yang atraktif hingga memukau warga kota Palembang dan sekitarnya.

HARUS BACA :  Uji Dinamik Roket R-Han 122B Tahap II

Hadir pada kirab kota tersebut Sekda Provinsi Sumatera Selatan H. Nasrun Umar, Danlanal Palembang Kolonel.Laut (P) Dwi Prasertyo, R.N., Palaklat Jalayudha 2018 Letkol Laut (P) Filda Malari, S.E., Komandan KRI Abdul Halim Perdanakusuma-355 Letkol Laut (P) Sunarji Bimoaji, Komandan KRI Teluk Banten-516 Letkol Laut (P) Haryono serta pejabat TNI/Polri dan Muspida setempat. (Bagpen AAL)

HARUS BACA :  KRI Bung Tomo-357 Sambut KRI Usman Harun-359 di Laut Mediterania

Kami sangat menghargai pendapat anda. Bagaimanakah pendapat anda mengenai masalah ini? Tuliskanlah komentar anda di form komentar di bagian bawah halaman ini.

Roy Prasetyahttps://militer.or.id
NKRI adalah harga mati! Demikian menjadi prinsip hidup penulis lepas ini. Berminat terhadap segala macam teknologi militer sejak kelas 5 SD, ketika melihat pameran Indonesian Air Show 1996.

Latest articles

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here