Kemhan India Setuju Beli BrahMos untuk Fregat Buatan Rusia

Fregat Admiral Grigorovich Proyek 11356 Rusia © Vitaly Nevar via TASS

Militer.or.id – Dewan Akuisisi Pertahanan India (DAC) di Kemhan India telah menyetujui rencana akuisisi rudal jelajah BrahMos untuk fregat Project 11356 yang akan dibangun oleh Rusia untuk Angkatan Laut India, seperti dilansir dari laman Naval Today.

Keputusan untuk memperoleh rudal BrahMos dalam jumlah yang tidak disebutkan itu datang setelah Komite Keamanan Kabinet India (CCS) mencapai kesepakatan akhirnya dengan Rusia untuk pengadaan empat fregat Project 11356 pada bulan Oktober tahun ini.

HARUS BACA :  Bakamla RI Optimalkan Kerja Sama dengan Vietnam Coast Guard

India diproyeksikan untuk menerima 2 (dua) fregat pertamanya dalam 4 (empat) tahun sementara yang dua unit lagi akan dibangun oleh perusahaan milik negara, yakni Goa Shipyard Limited, dalam skema transfer teknologi.

Rudal BrahMos Blok I dikembangkan bersama India-Rusia © Mubeenk02 via Wikimedia Commons

Empat fregat akan melengkapi fregat kelas Talwar Angkatan Laut India yang dikirim oleh dua galangan kapal Rusia dalam dua batch terpisah antara 2003 dan 2013.

HARUS BACA :  Thailand Meningkatkan Kemampuan Pertahanan Udara
HARUS BACA :  Persiapkan Korps Rudal, Israel Perbanyak Roket Presisi

Fregat Proyek 11356 yang dibangun untuk Angkatan Laut Rusia dipersenjatai dengan rudal jelajah Kalibr-NK dan sistem rudal permukaan-ke-udara Shtil-1. Rudal BrahMos yang dirancang secara lokal akan menjadi senjata utama pada kapal-kapal India dalam Proyek 11356.

Fregat berukuran 124 meter ini dirancang untuk peperangan anti-kapal dan anti-kapal selam di laut lepas, dan tindakan anti-pesawat baik secara independen maupun sebagai kapal pendamping.

HARUS BACA :  Aktivitas Seismik Tidak Lazim Berpusat di Korea Utara

Kami sangat menghargai pendapat anda. Bagaimanakah pendapat anda mengenai masalah ini? Tuliskanlah komentar anda di form komentar di bagian bawah halaman ini.

Roy Prasetya
Roy Prasetyahttps://militer.or.id
NKRI adalah harga mati! Demikian menjadi prinsip hidup penulis lepas ini. Berminat terhadap segala macam teknologi militer sejak kelas 5 SD, ketika melihat pameran Indonesian Air Show 1996.

Latest articles

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...
44.1k Followers
Follow

Related articles

HARUS BACA :  Malaysian Navy LCS Torpedo Launcher Systems Pass Factory Acceptance Trials

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here
HARUS BACA :  Kombinasikan Rudal PL-15 dan PL-10, Siluman J-20 China Siap Saingi F-22