Almaz-Antey Ungkap Detail Sistem Rudal Viking Baru

Sistem rudal anti-pesawat Buk-M3 buatan Rusia © Sergei Bobylev via TASS

Militer.or.id – Produsen sistem pertahanan udara asal Rusia, Almaz-Antey telah mengungkapkan rincian untuk varian ekspor baru dari sistem misil pertahanan udara (SA-11, NATO: Gadfly) berkode 9K317E Viking, seperti dilansir dari IHS Jane.

Menurut perusahaan, sistem SAM 9K317E Viking dapat secara bersamaan melibatkan hingga 36 target, dan itu dirancang untuk melibatkan rudal jelajah, pesawat strategis dan garis depan, senjata presisi tinggi, target siluman, platform sayap putar [termasuk melayang], target permukaan dan darat di area yang diperebutkan.

HARUS BACA :  Prada Jumadi Putra Daerah Perbatasan, Raih Lulusan Terbaik

Dalam konfigurasi dasar, sistem Viking terdiri dari pos komando dan kontrol 9S510ME, sistem deteksi target, hingga enam radar 9S36ME, hingga enam peluncur pengangkut (TEL) 9A317ME, hingga 12 unit peluncur swagerak 9A316 dan pencegat 9M317ME.

Sistem rudal pertahanan udara Buk-M3 “Viking” buatan Rusia. © RosOboronExport (ROE)

Sistem pencegat 9K317E dapat melibatkan sasaran seperti:

  • Pesawat tempur pada jarak 60 km
  • Helikopter pada jarak <60 km
  • Pesawat siluman pada jarak <40 km
  • Rudal balistik taktis pada jarak <25 km
  • Rudal jelajah pada jarak <20 km
  • Target pemancar radar permukaan dan darat pada jarak <15 km
  • Kendaraan layang pada jarak <12 km.
HARUS BACA :  Boeing-Kuwait Teken Kontrak Pengadaan 28 Super Hornet
HARUS BACA :  Sanggupkah AS Tangkal Kemampuan Iran di Timur Tengah?

TEL 9A317ME ini dipersenjatai dengan enam pencegat, sedangkan peluncur swagerak 9A316ME membawa 12 pencegat. Seluruh sistem memiliki waktu reaksi tidak lebih dari 10?12 detik dan waktu kesiapan tempur 5-10 menit.

Kami sangat menghargai pendapat anda. Bagaimanakah pendapat anda mengenai masalah ini? Tuliskanlah komentar anda di form komentar di bagian bawah halaman ini.

Roy Prasetya
Roy Prasetyahttps://militer.or.id
NKRI adalah harga mati! Demikian menjadi prinsip hidup penulis lepas ini. Berminat terhadap segala macam teknologi militer sejak kelas 5 SD, ketika melihat pameran Indonesian Air Show 1996.

Latest articles

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...
44.1k Followers
Follow

Related articles

HARUS BACA :  Pembukaan Susjurlata Paskhas A-45 Skadik 204 Lanud Sulaiman

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here
HARUS BACA :  Explanation from CASC about the Failure of C 705 Missile during Armada Jaya Exercise