Iran Ingin Tingkatkan Jangkauan Rudalnya

Peluncuran rudal Salamcheh dari sistem pertahanan udara jarak menengah Mersad © Kemhan Iran via Iran Project

Militer.or.id – Iran ingin meningkatkan jangkauan rudalnya, seorang pejabat militer senior yang dikutip oleh Reuters mengatakan pada hari Selasa, sebuah langkah yang akan membuat Amerika Serikat menganggap program senjata Teheran sebagai ancaman keamanan regional.

Presiden AS Donald Trump telah menarik diri dari perjanjian nuklir internasional pada bulan Mei dan memberlakukan kembali sanksi terhadap Iran, mengkritik kesepakatan itu karena tidak termasuk pembatasan pada pengembangan rudal balistik Iran.

“Salah satu program terpenting kami adalah meningkatkan jangkauan rudal dan amunisi”, menurut Kepala Staf Angkatan Udara Iran, Brigadir Jenderal Aziz Nasirzadeh, dilansisr dari kantor berita resmi Fars News.

“Kami tidak melihat batasan apa pun untuk diri kami di bidang ini”.

Militer Iran telah menyebutkan 2.000 km (1.240 mil) sebagai jangkauan rudal saat ini, dan mengatakan bahwa pangkalan Amerika Serikat di Afghanistan, Uni Emirat Arab dan Qatar, ditambah lokasi kapal induk AS di Teluk, masih berada dalam jangkauan.

HARUS BACA :  Tank M113 Gelombang 2 Diterima Yonif MR 413 Kostrad
HARUS BACA :  Studi Kelayakan Listrik Bertenaga Surya di Pos Jaga TNI

Nasirzadeh tidak memberikan rincian lebih lanjut tentang “seberapa jauh” Iran ingin meningkatkan jangkauan rudalnya tersebut, menurut laporan Fars.

Teheran menegaskan program misilnya adalah murni defensif namun ancaman akan mengganggu jalur pengiriman minyak melalui Selat Hormuz di Teluk, merupakan akal Washington mencoba untuk menghalangi ekspornya.

Pada akhir pekan yang lalu, Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengutuk apa yang disebutnya sebagai pengujian rudal balistik jarak menengah yang mampu membawa bermacang jenis hulu ledak sebagai pelanggaran terhadap perjanjian program nuklir Teheran.

HARUS BACA :  Ukraina Ingin Membeli Sistem Pertahanan Udara dari AS

Kami sangat menghargai pendapat anda. Bagaimanakah pendapat anda mengenai masalah ini? Tuliskanlah komentar anda di form komentar di bagian bawah halaman ini.

Roy Prasetya
Roy Prasetyahttps://militer.or.id
NKRI adalah harga mati! Demikian menjadi prinsip hidup penulis lepas ini. Berminat terhadap segala macam teknologi militer sejak kelas 5 SD, ketika melihat pameran Indonesian Air Show 1996.

Latest articles

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...
44.1k Followers
Follow

Related articles

HARUS BACA :  TNI AU Perpanjang Penempatan 3 Pesawat Tempur di Kupang

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here
HARUS BACA :  Satgas Yonif R 515 Kostrad Gelar Sunatan Massal