Warga Yunani Diminta Patungan untuk Beli Kapal Perang Baru

HS Navarinon, salah satu fregat milik AL Yunani. (Shutterstock)
HS Navarinon, salah satu fregat milik AL Yunani. (Shutterstock)

Yunani ternyata masih terlalu miskin untuk membiayai armada kapal perangnya meski sudah melakukan penghematan anggaran. Sehingga, Menteri Pertahanan Yunani Panos Kammenos mengimbau warga negeri itu membantu membiayai armada angkatan laut.

Dilansir dari laman Kompas (7/ 12), Kammenos berharap imbauannya ini bisa mengerakkan warga kaya dan juga kelas pekerja Yunani agar menghimpun dana untuk membiayai beberapa kapal perang baru negeri itu.

HARUS BACA :  85 Personel Tim Advance Konga Berangkat ke Kongo

Untuk keperluan ini maka Kementerian Pertahanan Yunani akan membuka rekening khusus mulai 1 Januari mendatang sehingga warga Yunani bisa mendonasikan uangnya melalui rekening tersebut.

“Saya akan menjadi yang pertama menyumbangkan gaji saya untuk upaya ini,” ujar Kammenos, Kamis (6/12/2018), saat merayakan hari St Nikolas pelinding AL Yunani.

Kemenhan Yunani berencana memperbarui armada angkatan laut pada 2019 terkait sengketa lamanya dengan Turki. Namun, sejauh ini belum diketahui bagaimana cara Yunani membiayai rencana ini.

HARUS BACA :  Ilmuwan Rusia Siap Pamerkan Helikopter Army Tak Berawak
HARUS BACA :  85 Personel Tim Advance Konga Berangkat ke Kongo

Pada Oktober lalu, Kammenos berkunjung ke AS de gan harapan bisa mendorong AS untuk memperbanyak kehadiran militernya di negeri itu.

Belum lama ini, pemerintah Yunani menandatangani kesepakatan sebesar 1,5 juta dolar AS untuk meningkatkan kemampuan skuadron jet tempur F-16 negeri itu.

Yunani baru saja membayar utang sebesar 330 miliar dolar AS yang digunakan dalam tiga program penghematan anggaran yang disarankan IMF.

HARUS BACA :  Menhan Spanyol Dukung Pembentukan Tentara Eropa

Meski semua kewajiban pembayaran utang sudah selesai pada Agustus lalu, sebagian besar warga Yunani masih berusaha memulihkan diri dari dampak pemangkasan anggaran.

Meski PM Alexis Tsipras menyambut berakhirnya masa “berutang” ini dengan janji akan meningkatkan belanja sosial, pada kenyataannya Yunani masih berada di bawah pengawasan IMF.

Editor: ()

Kami sangat menghargai pendapat anda. Bagaimanakah pendapat anda mengenai masalah ini? Tuliskanlah komentar anda di form komentar di bagian bawah halaman ini.

Rendy Raditya
Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...
44.3k Followers
Follow

Related articles

HARUS BACA :  Revisi Pembatasan Pengembangan Peluru Kendali Balistik Korsel

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here
HARUS BACA :  Menhan Spanyol Dukung Pembentukan Tentara Eropa