AS Blokir Penjualan F-16 Israel Ke Kroasia

0
282


F-16 Soufa Israel (foto : Common Wikipedia)

AS dilaporkan menahan kesepakatan penjualan F-16 lawas Israel ke Kroasia, ungkap reporter Barak Ravid dari Channel 10 News

” Pemerintah Trump memblokir penjualan 12 F-16 lawas kepada militer Kroasia,” tulis Ravid sebagaimana dinyatakan Pejabat senior Israel. Nilai kesepakatan itu diperkirakan mencapai US$ 500.000.

Perdana Menteri Netanyahu mengumumkan kesepakatan (penjualan) ini pada bulan Maret tahun 2018 setelah pertemuan dengan Perdana Menteri Kroasia. Namun, tiga minggu lalu, Israel mendapat pesan bahwa Amerika memblokir kesepakatan itu dan tidak mengizinkan Israel menjual pesawat-pesawat yang telah dibeli Israel dari mereka ke Kroasia.

HARUS BACA :  Suri Teladan, Kisah Letda Arm Hafid Bahtiar Lulusan Akmil 2018

Menurut para pejabat senior, Amerika marah karena untuk mengalahkan AS dalam tender militer Kroasia, Israel menambahkan pada pesawat-pesawat lawas buatan AS itu sistem elektronik rancangan Israel sendiri untuk membujuk orang-orang Kroasia agar membelinya.

Amerika mengklaim bahwa Israel bertindak tidak adil dan itu menghasilkan keuntungan di belakang AS. Amerika menjelaskan ini dengan mengatakan bahwa pesawat Amerika tidak seharusnya dijual ke pihak ketiga tanpa persetujuan Amerika, apalagi dalam persaingan dengan AS.

HARUS BACA :  Panglima TNI Pimpin Serah Terima Jabatan Asisten Teritorial

Para pejabat senior Israel mencatat bahwa orang-orang Kroasia juga marah karena kesepakatan itu terhenti. Pejabat senior Kroasia baru-baru ini menyampaikan pesan ke Israel bahwa mereka harus menyelesaikan perselisihan dengan Amerika secepat mungkin.

Netanyahu mengangkat masalah krisis F-16 dalam pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Pompeo di Brussels, Senin. Pejabat senior Israel mencatat bahwa Pompeo mengatakan kepada Netanyahu: “Saya mendukung, tetapi Menteri Pertahanan Mattis menentangnya – dia adalah orang yang menghalangi itu.”

HARUS BACA :  ASEAN Chiefs of Army Multilateral Meeting ke-19

Kantor Netanyahu menolak berkomentar. Kantor Luar Negeri di Washington mengatakan: “Tidak ada komentar”. Departemen Pertahanan AS juga belum merespon pemblokiran kesepakatan itu.

Israelnationalnews

Kami sangat menghargai pendapat anda. Bagaimanakah pendapat anda mengenai masalah ini? Tuliskanlah komentar anda di form komentar di bagian bawah halaman ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here