Geser Inggris, Rusia Menjadi Negara Penjual Senjata Terbesar Kedua di Bawah Amerika

0
217
S-400

Penjualan senjata dari sekitar 100 perusahaan Rusia menyumbang 9,5 persen dari total penjualans senjata di dunia pada tahun 2017. Rusia berada di peringkat kedua dengan selisih yang sangat jauh dengan Amerika yang berada di peringkat pertama.

Namun demikian Rusia menggeser Inggris yang pada tahun sebelumnya berada di urutan kedua. Stockholm International Peace Research Institute (SIPRI) dalam siaran pers Senin 10 Desember 2018 menyebutkan posisi sejak tahun 2002 posisi kedua selalu diduduki Inggris.

“Secara total penjualan senjata dari 10 perusahaan Rusia yang terdaftar di Top 100 meningkat 8,5 persen pada 2017, menjadi US$ 37,7 miliar, “kata siaran pers tersebut.

HARUS BACA :  35 Jet Tempur F-35 Siap Tempur dalam 11 Menit

Menurut data SIPRI, perusahaan produsen senjata Amerika menyumbang 57 persen dari total penjualan senjata oleh 100 produsen senjata terbesar dunia pada tahun 2017.

“Perusahaan-perusahaan Rusia telah mengalami pertumbuhan signifikan dalam penjualan senjata mereka sejak 2011. Ini sejalan dengan peningkatan pembelanjaan senjata di Rusia untuk memodernisasi angkatan bersenjatanya,” kata Siemon Wezeman, peneliti senior dari Arms and Military Expenditure Programme SIPRI.

HARUS BACA :  Jepang Berencana Beli 100 Unit Jet Tempur F-35

Total penjualan 100 produsen senjata terbesar dunia tumbuh sebesar 2,5 persen pada tahun 2017 dibandingkan dengan tahun sebelumnya dan mencapai US$ 398,2 miliar.

Menurut SIPRI, Inggris adalah pemimpin Uni Eropa dalam hal penjualan senjata pada 2017, dengan penjualan senjata negara itu mencapai US$ 35,7 miliar.

“Penjualan 15 perusahaan manufaktur teratas yang terdaftar di Fortune Global 500 mencapai US$ 2.311 miliar pada tahun 2017. Ini hampir 10 kali lebih besar dari total penjualan senjata dari 15 produsen senjata teratas (US$ 231,6 miliar) pada 2017, dan hampir enam kali lebih besar daripada total penjualan senjata gabungan dari Top 100 (US$398,2 miliar), ” tambah siaran pers itu.

HARUS BACA :  Pasukan Dukungan Rusia dan Amerika Bergabung untuk Melawan Turki

SIPRI, yang didirikan pada 1966, adalah sebuah lembaga think tank independen yang fokus pada penelitian tentang konflik, pengendalian senjata, serta perlucutan senjata.

Kami sangat menghargai pendapat anda. Bagaimanakah pendapat anda mengenai masalah ini? Tuliskanlah komentar anda di form komentar di bagian bawah halaman ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here