Tembakkan Pertama S-400 China Sukses Rontokkan Rudal Balistik

S-400 / Russian Ministry of Defense

Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) China untuk kali pertama melakukan pengujian pada sistem pertahanan udara S-400 yang dibeli dari Rusia. Tes sistem yang oleh NATO disebut sebagai SA-21 Growler tersebut berlangsung sukses.

Selama pengujian, S-400 dilaporkan menembak jatuh target rudal balistik dalam jarak hampir 250 kilometer jauhnya dan bergerak dengan kecepatan sekitar 3 kilometer per detik.

HARUS BACA :  Latihan Perang Korps Marinir TNI dan USMC

Menurut laporan yang dikutip Sputnik Sabtu 22 Desember 2018 itu, pasukan lawan di latihan secara aktif menggunakan peralatan jamming untuk menguji kemampuan S-400 untuk menahan perang elektronik dan masih menjatuhkan target.

Kontrak $ 3 miliar untuk memasok S-400 ke Cina ditandatangani kembali pada tahun 2015, dengan sistem pertama tiba pada tahun 2018. Komponen terakhir dari S-400 kedua hanya tiba pada bulan Mei setelah penundaan sedikit – beberapa dari mereka rusak dalam badai selama pengiriman awal dan kemudian digantikan oleh pabrikan.

HARUS BACA :  Habiskan Uang Terlalu Banyak, Trump Ajak China dan Rusia Stop Perlombaan Senjata
HARUS BACA :  Militer Amerika Rekayasa Genetika Binatang Laut untuk Buru Kapal Selam Musuh

China adalah negara asing pertama yang membeli S-400 dari Rusia. Kontrak senilai US$ 3 miliar ditandatangani pada 2015 untuk membeli dua sistem pertahanan dan tiba pada Mei 2018.

S-400 adalah sistem pertahanan udara yang mampu mendeteksi dan menembak jatuh sasaran, termasuk rudal balistik, jet tempur dan pesawat tak berawak, pada jarak hingga 600 kilometer di ketinggian antara 10 meter dan 27 kilometer. Setiap sistem dapat secara bersamaan menembak 36 target dengan kecepatan hingga 4.800 meter per detik dengan 72 rudal darat ke udara.

HARUS BACA :  KASAD Saksikan LatihanTempur Tingkat Brigade di Baturaja

Kami sangat menghargai pendapat anda. Bagaimanakah pendapat anda mengenai masalah ini? Tuliskanlah komentar anda di form komentar di bagian bawah halaman ini.

Nurul Teje
Nurul Tejehttps://www.militer.or.id
Sangat berminat kepada hal hal yang berbau alutsista Rusia dan Soviet. Mampu mendeskripsikan dengan baik pesawat pesawat tempur buatan Soviet dalam diskusi seru. Kontak jika mau ngopi bareng dan berbincang seru.

Latest articles

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...
44.3k Followers
Follow

Related articles

HARUS BACA :  Panglima TNI Hadiri Dialog Australia-Indonesia High Level Committee

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here