Gusur T-72, Hongaria Akuisi 44 Tank Leopard 2A7+

0
284
Leopard 2A7

Kementerian Pertahanan Hongaria telah menandatangani kontrak dengan Krauss-Maffei Wegmann Jerman untuk membeli 44 tank tempur utama Leopard 2A7 + baru dan 24 self-propelled howitzers PzH 2000.

Kontrak, yang ditandatangani Kamis oleh Departemen Pertahanan Hongaria, bernilai lebih dari US$ 565 juta termasuk tambahan 12 tank Leopard 2 A4 bekas untuk tujuan pelatihan.

Menteri Pertahanan Hongaria Tibor Benko mengatakan bahwa dengan menandatangani perjanjian itu, angkatan bersenjata kedua negara telah memperkuat kerja sama mereka yang lancar dan luas.

HARUS BACA :  Jangan Remehkan, Meski Sederhana dan Murah Pesawat Ini Oke

Menurut sumber-sumber Kementerian Pertahanan Hongaria, kendaraan tempur baru akan menggantikan tank T-72 dan sistem artileri era Soviet yang masih beroperasi.

Digunakan oleh lebih banyak negara, Leopard 2 adalah salah satu tank tempur utama terbaik di dunia. Kinerja tempurnya telah terbukti  dengan kombinasi optimal daya tembak, perlindungan, mobilitas, dan kesiapan operasional, menempatkan Leopard 2 di kelasnya sendiri.

Yang terpenting, tank ini dipersenjatai dengan meriam smoothbore 120mm buatan Rheinmetall. Rheinmetall juga membuat berbagai amunisi canggih untuk Leopard 2 serta memasok teknologi pengendalian tembakan tank dan sistem C4I.

HARUS BACA :  Jet KFX – IFX Siap Dipersenjatai Rudal Meteor dan AMRAAM

Sedangkan howitzer self-propelled PzH 2000 juga merupakan salah satu sistem artileri paling canggih di dunia, yang mampu memberikan dukungan tembakan penting dalam berbagai skenario operasional.

Sistem senjata menggabungkan kemampuan serangan jarak jauh dengan dapat menembakkan amunisi standar NATO hingga 30 atau 40 km dan melibatkan target pada jarak hingga 56 km dengan amunisi jarak jauh yang ditingkatkan. Senjata ini juga memiliki mobilitas medan perang yang cukup baik.

PzH 2000 diproduksi bersama oleh Rheinmetall Defense dan Krauss-Maffei Wegmann, dengan Rheinmetall bertanggung jawab atas sekitar 50% dari total konten. Jerman dan Belanda adalah dua negara yang mengoperasikan senjata tersebut

HARUS BACA :  Indonesia Siap Jadi Mediator Selesaikan Krisis Myanmar

Sebelumnya Kementerian Hungaria juga memesan 16 helikopter serba guna H225M dari Airbus sebagai bagian dari program baru, yang tujuannya adalah untuk memperluas kemampuan Angkatan Darat mereka.

Kami sangat menghargai pendapat anda. Bagaimanakah pendapat anda mengenai masalah ini? Tuliskanlah komentar anda di form komentar di bagian bawah halaman ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here