Kirim Kapal Perang ke Ukraina, Inggris: Ini Pesan Buat Putin

HMS Echoke /Wikipedia

Inggris mengerahkan kapal fregat HMS Echoke Ukraina yang diakui Menteri Pertahanan Inggris Gavin Williamson membawa pesan khusus untuk Rusia.

Williamson pada Jumat 21 Desember 2018 mengatakan bahwa ia telah mengerahkan HMS Echoke Laut Hitam untuk menunjukkan “solidaritas” Inggris pada Ukraina di tengah konflik Selat Kerch.

“Alasan HMS Echo ada di sini adalah bahwa kami pertama-tama ingin menunjukkan solidaritas pada Ukraina dan fakta bahwa Ukraina tidak berdiri sendiri. Kami juga menunjukkan hak kami untuk dapat datang ke pelabuhan seperti Odessa , untuk kebebasan navigasi, untuk kebebasan bagi angkatan laut untuk dapat beroperasi di Laut Hitam. Ini bukan laut Rusia, ini adalah laut internasional “, kata Williamson pada kunjungannya ke Odessa di mana kapal Inggris merapat.

HARUS BACA :  Senat AS Tolak Usulan Ganti Pesawat OC-135 Bermasalah

Williamson melanjutkan dengan mengatakan bahwa kapal ini juga sebagai pesan kepada Presiden Vladimir Putin bahwa Inggris berdiri di samping Ukraina.

“Apa yang kami katakan kepada Rusia, apa yang kami katakan kepada Presiden Putin – mereka tidak dapat terus bertindak tanpa memperhatikan hukum internasional atau norma internasional”.

HARUS BACA :  Melawan China, Amerika Akui Kapal Induk Mereka Bisa Jadi Bebek Duduk

HMS Echo, dilengkapi dengan tiga senapan mesin 7,6 barel, sebuah M134 Minigun dan senjata antipesawat Erlikon 20 mm  dan mampu melakukan penelitian hidrografi.

Fregat tiba di Odessa pada 19 Desember setelah memasuki Laut Hitam melalui Bosphorus pada 17 Desember. Di bawah Konvensi Montreux 1936, yang mengatur transit kapal perang di Selat Bosphorus dan Dardanelles, Echo diizinkan untuk tinggal di Laut Hitam selama 21 hari.

HARUS BACA :  Jepang Ingin Jual 100 F-15 Tua ke Amerika untuk Mendanai Pembelian F-35

Kedatangan HMS Echo terjadi setelah insiden laut di Selat Kerch pada 25 November, ketika Rusia menahan tiga kapal perang Angkatan Laut Ukraina setelah dituduh melanggar perbatasan laut Rusia dalam upaya untuk berlayar melalui Selat Kerch, pintu masuk ke Laut Azov.

 

Kami sangat menghargai pendapat anda. Bagaimanakah pendapat anda mengenai masalah ini? Tuliskanlah komentar anda di form komentar di bagian bawah halaman ini.

Nurul Teje
Nurul Tejehttps://www.militer.or.id
Sangat berminat kepada hal hal yang berbau alutsista Rusia dan Soviet. Mampu mendeskripsikan dengan baik pesawat pesawat tempur buatan Soviet dalam diskusi seru. Kontak jika mau ngopi bareng dan berbincang seru.

Latest articles

HARUS BACA :  Rusia Kembangkan Dua Varian Baru Su-34

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...
44.3k Followers
Follow

Related articles

HARUS BACA :  Prancis-Polandia Bantu Turki Lewati Larangan Ekspor AS

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here