Trump Tidak Percaya Laporan Intelijen Terkait Ancaman Dunia

Trump Tidak Percaya Laporan Intelijen Terkait Ancaman Dunia, militer.or.id – Pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump kemarin dianggap merendahkan badan Intelijen AS. Hal tersebut dikarenakan Trump tidak percaya dengan laporan ancaman dunia (World Thread Assessment Report) dari intelijen yang dipaparkan di depan Senat. Pada akun twitternya Trump menulis, Amerika Serikat harus berhati-hati dengan Iran. Hal tersebut merujuk pada ketidakpercayaannya jika Iran tidak memproduksi senjata nuklir.

HARUS BACA :  Untuk Melawan Aktivitas Rusia, Inggris Tumpuk Militer Di Arktik

“Hati-hati dengan Iran karena sumber bahaya dan konflik. Mereka menguji roket minggu lalu. Mungkin Badan Intelijen harus kembali bersekolah,” cuitnya, dikutip dari BBC News pada Kamis (31/1/2019).

Sedangkan dalam laporan intelijen disebutkan, Iran yang selama ini dirasa menjadi ancaman besar bagi AS, ternyata tidak sedang memproduksi senjata nuklir. Dan dari laporan yang sama memberikan gambaran mengenai Korea Utara (Korut) terkait penyimpanan senjata pemusnah massal dari uranium.

HARUS BACA :  Jenderal Iran Mengancam Akan Melenyapkan Israel Jika Perang Di Mulai
HARUS BACA :  94 Anggota ISIS Tewas Dalam Serangan Udara di Anbar

Seperti diketahui, Trump menarik diri dari kesepakatan nuklir dengan Iran pada tahun lalu. Sedangkan di pertengahan tahun bertemu dengan Kim Jong-Un untuk membahas denuklirisasi Semenanjung Korea. Trump sering mengklaim keberhasilan negoisasi dengan Jong-Un, serta menyatakan telah mengakhiri ancaman nuklir Korea Utara. Namun laporan intelijen Selasa kemarin membantah dua klain Trump tersebut, terkait denuklirisasi Korut dan mengalahkan ISIS.

HARUS BACA :  Iran Latihan Perang Dengan Mengerahkan 12.000 Pasukan Elite

Dalam cuitan lain, Trump menulis bahwa badan intelijen terlalu naif dan pasif melihat ancaman Iran. Hal ini karena ia menilai Iran sebagai negara pembuat ulah.

Demikian yang dapat militer.or.id laporkan.

Nurul Teje
Nurul Tejehttps://www.militer.or.id
Sangat berminat kepada hal hal yang berbau alutsista Rusia dan Soviet. Mampu mendeskripsikan dengan baik pesawat pesawat tempur buatan Soviet dalam diskusi seru. Kontak jika mau ngopi bareng dan berbincang seru.

Latest articles

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here
HARUS BACA :  202 Marinir Akan Bertugas ke Lebanon