Akhirnya Rusia Setuju Membuka Pusat Perawatan Mesin

1
844

Akhirnya Rusia Setuju Membuka Pusat Perawatan Mesin Helikopter di Vietnam- Militer.or.id. Rakyat Vietnam patut bergembira. Pemerintah Rusia dan grup industri pertahanan Rostec asal Rusia akhirnya setuju untuk membuka pusat perawatan dan overhaul (MRO: Maintenance, Repair & Overhaul) mesin helikopter baru di Vietnam. Fasilitas ini sudah mulai dibangun sejak beberapa waktu lalu dan sudah mulai beroperasi.

Rostec mengatakan dalam press rilisnya di tanggal 22 April bahwa pusat perawatan tersebut sedang dibangun oleh pabrik mesin asal Rusia, Klimov. Klimov merupakan bagian dari anak perusahaan Rostec, United Engine Corporation, yang bertugas membuat mesin helikopter militer dan sipil bagi heli heli produksi Rusia.

HARUS BACA :  Pasukan Israel Tembak Mati Warga Palestina Pemegang Pisau
Akhirnya Rusia Setuju Membuka Pusat Perawatan Mesin
Akhirnya Rusia Setuju Membuka Pusat Perawatan Mesin

Fasilitas perawatan, perbaikan dan overhaul ini terletak di sebelah selatan kota Vũng Tàu, di sekitar pangkalan udara Angkatan Udara Vietnam yang memiliki skadron helikopter di pangkalan tersebut.

Di pangkalan udara yang juga berfungsi sebagai bandara sipil tersebut juga terdapat beberapa perusahaan penerbangan komersial yang mengoperasikan helikopter buatan Rusia juga.

Saat ini, fasilitas MRO mesin helikopter Vietnam ini tersertifikasi untuk melakukan perawatan, perbaikan dan overhaul mesin turboshaft TV3-117 dan VK-2500 buatan Klimov. Kedua mesin ini digunakan di keluarga helikopter Kamov Ka-25 (Ka-25, Ka-27 dan Ka 29), Mil Mi-8, Mil Mi-17, Mil Mi-24, Mil Mi-35 dan Kamov Ka-50.

HARUS BACA :  Mampukah AS dan NATO Atasi Pertahanan Rusia? – Militer.or.id

Rostec mengharapkan fasilitas MRO ini dapat melayani Angkatan Udara Vietnam, perusahaan penerbangan komersial dalam negeri Vietnam sekaligus juga klien klien dari negara negara sekitar yang mengoperasikan helikopter buatan Rusia juga.

Sebelumnya, Rusia juga telah membuatkan fasilitas MRO untuk airframe helikopter helikopter buatan Rusia. TNI AD juga pernah menggunakan fasilitas MRO airframe  milik Vietnam ini untuk melakukan overhaul helikopter Mil Mi-17nya yang sudah habis jam terbangnya.

HARUS BACA :  Indonesia-Australia Sharing Data dalam Operasi GANNET

 

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here