Prajurit Resimen Kavaleri dan Artileri Marinir Laksanakan Latihan Menembak

20 Mei 2017

Latihan penembakan dengan AMX-10 PAC 90mm (all photos : Korps Marinir) 

114 Prajurit Menkav-1 MAR Laksanakan Materi Menembak

Dispen Kormar (Situbondo). Sebanyak 114 Prajurit Resimen Kavaleri-1 Marinir melaksanakan materi menembak kendaraan tempur (Ranpur) siang dan malam, kegiatan materi ini merupakan bagian dari Latihan Satuan Dasar (LSD) Triwulan II Tahun 2017, yang dilaksanakan oleh Menkav-1 Mar didaerah latihan Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Marinir Baluran Situbondo, Jumat, (19/05/2017).

Kegiatan menembak ini ditinjau langsung oleh Komandan Menkav-1 Mar Kolonel Marinir Agung Trisnanto, Pasops Danmenkav-1 Mar Letkol Mar Supriyadi, Danyon Ranratfib-1 Mar Mayor Mar Agus Setiadi SH. M.,Tr.Hanla., Danyon Tankfib-1 Mar Mayor Mar Fachrul Ahmadi, Pabandya Binor Srena Kormar Mayor Mar Anton Prastowo, serta para Katim latihan kesenjataan Menkav-1 Mar.

Dalam kesempatan tersebut seluruh peserta latihan dalam hal ini kru material tempur melaksanakan penembakan siang dan malam hari. Adapun materi penembakan yang dilaksanakan pada siang hari meliputi penembakan Canon BMP 3F 100mm dan 30mm, Canon PT 76 M 90mm, Canon PT 76mm, AMX 10 PAC 90mm, M2HB 12,7mm, M2 7,62mm, GPMG 7,62mm, dan DSCHK 12,7mm. dengan jarak sasaran sejauh 400m, 800m, 1000m, 1200m dan 1500m, sedangkan pada malam hari dilaksanakan penembakan Canon BMP 3F 100mm dan 30mm serta PT 76 kaliber 76mm dengan jarak sasaran meliputi jarak 800m, 1000m  dan 1200m.


Danmenkav-1 Mar selaku Pimpinan Latihan LSD TW II tahun 2017 menyampaikan bahwa latihan ini bukan sekedar untuk formalitas namun manfaatkan latihan ini untuk meningkatkan, mengasah  serta mempertajam kemahiran sebagai kru ranpur, tanamkan jati diri sebagai prajurit professional yang cepat, tanggap, tepat dan mengejutkan dalam setiap tugas yang diberikan.

Mengawali kegiatan para peserta latihan diberi pembekalan materi oleh Katim penembakan Mayor Mar Wilibrordus, yang selanjutnya para peserta menuju ke kendaraan tempur dan senjata yang telah disiapkan sebelumnya.

“tetap utamakan zero accident, teliti dan konsentrasi adalah hal utama dalam kegiatan materi menembak kali ini stiap prajurit kavaleri pasti memiliki naluri tempur namun bila tidak diasah maka naluri tersebut akan senantiasa sia-sia oleh sebab itu manfaatkan sebaik mungkin kesempatan ini untuk menambah ilmu dan kemampuan kalian,” ungkap Katim materi menembak Mayor Marinir Wilibrordus. (Marinir)


Prajurit Resimen Artileri-1 MAR Laksanakan Menembak TW.II TA.2017

Dispen Kormar (Situbondo). Prajurit Resimen Artileri-1 Marinir melaksanakan menembak senjata berat Alutsista jenis Meriam Roket MLRS Vampire 122 MM, Meriam Howitzer 105 MM serta menembak meriam Arhanud BPV2 dan PKT dalam lanjutan Latihan Satuan Dasar (LSD) Tri Wulan II Darat/Laut Tahun 2017 di Pusat Latihan Tempur Baluran, Karangtekok Situbondo, Jawa Timur, (19/05/2017).


Materi Latihan dalam latihan menembak kesenjataan Artileri Korps Marinir yaitu prosedur permintaan bantuan tembakan, menentukan arah pokok, perintah tembakan, tembak tinjau, tembak pelaksanaan, penembakan malam dan koreksi hasil tembakan yang dilaksanakan oleh Batalyon Howitzer-1 Marinir dan Batalyon Roket-1 Marinir. 

Latihan penembakan dengan BVP-2 kanon 30mm (all photos : Korps Marinir)

Sedangkan untuk Batalyon Arhanud-1 Marinir melaksanakan pertahanan udara secara aktif dengan menghancurkan, meniadakan atau mengurangi daya guna dan hasil guna (efektifitas dan efesiensi) serangan udara musuh yang menggunakan pesawat terbang maupun peluru-peluru balistik dan peluru-peluru kendali.



Pimpinan Latihan Satuan Dasar (PIMLAT LSD) Menart-1 Mar TW.II. TA. 2017 Kolonel Marinir Ainur Rofiq didampingi Penasehat Latihan (HATLAT) Letkol Marinir Gunawan Tri Utomo, Perwira pelaksana latihan (PALAKLAT) Letkol Marinir Marhabang, S.H.,M.Tr.Hanla, Komandan Batalyon Roket-1 Marinir Letkol Marinir Dian Suryansyah,S.E,.M.Tr.Hanla, Komandan Batalyon Arhanud-1 Marinir Mayor Marinir Guntur Almsyih,S.H,.M.Tr.Hanla, Pengawas pengendalian (WASDAL) Mayor Marinir Prio Sigit, Mayor Marinir Endik Catur, Mayor Marinir Sonny Kurniawan meninjau langsung penembakan kesenjataan Artileri yang dimiliki Korps Marinir.

Latihan penembakan howitzer LG-1 105mm (all photos : Korps Marinir)


Dalam peninjauannya, Pimlat LSD TW.II.TA.2017 mengatakan bahwa dengan latihan tersebut diharapkan supaya seluruh prajurit Menart-1 Marinir besemangat dalam melaksanakan kegiatan, laksanakan kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, jangan lupa mengutamakan faktor keselamatan sehingga latihan ini benar-benar “Zero Accdent” selalu menjaga dan membina kebugaran fisik dan mental, karena setelah penembakan terlaksana masih ada kegiatan esok harinya yaitu Lintas Medan (Limed), Start Patalan naik ke Gunung Bromo Kabupaten Probolinggo dan Finish di Paserpan Kabupaten Pasuruan“, tegasnya. (Marinir)

Latest articles

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...
44.1k Followers
Follow

Related articles

HARUS BACA :  Silaturahmi Panglima TNI dengan Purnawirawan Pati TNI

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here
HARUS BACA :  TEST-71 Most Powerful Torpedoes of the Vietnamese Kilo Submarine