Kapal Latih KRI Bima Suci Dikirim Agustus

30 Mei 2017

Kapal Latih KRI Bima Suci (photo : Javier JAC) 

Tinggal Finishing, Bima Suci Dikirim Agustus

Madrid – Indonesia tengah bersiap memiliki kapal layar latih baru. Kapal yang sudah diberinama Bima Suci dan dibuat di Spanyol ini ditargetkan akan dilepas untuk dikirim ke Indonesia pada pertengahan Agustus mendatang. Kapal yang dibuat Freire Shipyard, perusahaan produsen  kapal ternama Spanyol yang berlokasi di kota Vigo ini sedang dalam proses finishing.

“Kami mendapat informasi pembuatan kapal sudah tinggal finishing. Setelelah selesai, targetnya Bima Suci ini akan berangkat dari Spanyol pada 15 Agustus dan sampai di Indonesia pada 5 Oktober 2017,”  kata  Dubes RI untuk Spanyol, Yuli Mumpuni Widarso di Madrid, Jumat (20/5).

Bima Suci akan menggantikan KRI Dewa Ruci yang sudah terlalu tua karena sudah beroperasi sejak 1953. Target pengiriman dan tiba di Indonesia pada awal Oktober sepertinya akan berbarengan dengan momen peringatan HUT TNI.

Patung Bima Suci di ujung haluan kapal (photo : defence.pk)

Kapal yang mulai dikerjakan Freire Shipyard pada 2014 ini disebut-sebut memiliki spek canggih. Rancangan teknis kapal layar tiang tinggi itu, memiliki panjang total 111,20 meter, lebar 13,65 meter, kedalaman draft 5,95 meter, dan tinggi maksimal tiang layar 49 meter dari permukaan dek atas. Kapal kelas Bark (Barque, bahasa Inggris) tiga tiang itu akan memiliki 26 layar dengan luas keseluruhan layar 3.352 meter persegi. Ketinggian dek utamanya 9,20 meter dari permukaan laut.


Bima Suci, yang sudah diresmikan oleh Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu ini mempunyai kecepatan maksimal 12 knot jika menggunakan daya dorong mesin. Sementara jika ditambah dengan menggunakan layar, menjadi 15 knot. Untuk tingkat endurance (ketahanan berlayar tanpa mengisi BBM) dapat mencapai 30 hari. Kapal layar tiang tinggi ini dilengkapi dengan 5 dek, 7 kompartemen, dan 48 blok.

Kapal Latih KRI Bima Suci (photo : Oliviervanmeer)

Keistimewaan kapal ini terletak pada instrumen navigasi pelayarannya yang lebih canggih. Instrumen pemurnian air laut menjadi air tawar, hingga alat komunikasi dan data digitalnya.

Dari segi kapasitas, kapal ini dapat menampung 120 taruna dengan 80 awak kapal. Jumlah layar keseluruhan ada 26 buah, lebih banyak dari KRI Dewa Ruci dengan 16 buah layar. Jika di KRI Dewaruci tidak terdapat ruang kelas, KRI Bimasuci menyediakan ruang kelas secara khusus sebagai tempat belajar para taruna AAL saat berlatih dalam operasi Kartika Jala Krida. Ruang kelas yang tersedia mampu memuat 100 taruna.

(Jurnas)

Latest articles

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...
44.1k Followers
Follow

Related articles

HARUS BACA :  Raytheon Terima Kontrak Untuk Produksi 250 Unit MALD

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here
HARUS BACA :  Mobilisasi Tentara dan Milisi Venezuela Antisipasi Ancaman Trump