17 Juni 2017

Tiga jenis pesawat, Hercules C-130 No A-1316, Casa C-212 No A-2111 dan Super Tucano EMB 314E No TT-316 menjalani test flight secara bersamaan (photo : Malang Post)

MALANG – Tiga jenis pesawat, Hercules C-130 No A-1316, Casa C-212 No A-2111 dan Super Tucano EMB 314E No TT-316 menjalani test flight secara bersamaan kemarin. Ketiga pesawat ini, menjalani test flight bersamaan di Skadron Teknik (Skatek) 022 Lanud Abd Saleh, setelah sebelumnya dilakukan perawatan secara rutin di skadron tersebut.

Test flight tersebut, melibatkan seluruh personel andal TNI AU bagian teknik pesawat. Seluruh  personil tampak serius mengecek tiga pesawat tersebut untuk dilakukan ujicoba sebelum test flight. Ujicoba itu meliputi mesin, bodi pesawat, sistem komputerisasi, bahan bakar, baling-baling, radar hingga sistem navigasi dari seluruh pesawat tersebut.

Para personel Skadron 022 tampak teliti dalam melakukan pengecekan pesawat sebelum dilakukan uji coba. Kasihar Skatek 022, Mayor Tek Dzulkifli Effendi ST mengatakan, test flight tiga pesawat sekaligus, baru dilakukan pertama kali oleh Skatek 022. Sehingga, ini merupakan momen berharga bagi skadron perawatan pesawat itu.

“Sebelumnya kami fokus perawatan hanya pada satu jenis pesawat saja. Seperti konsen satu Hercules, baru beralih kepada jenis pesawat lainnya,” ujar Mayor Tek Dzulkifli Effendi ST, kepada Malang Post, kemarin. Dia menjelaskan, test flight tiga jenis pesawat sekaligus ini, memiliki tingkat kesulitan sangat tinggi.

Pesawat, Hercules C-130 No A-1316 TNI AU (photo : TNI AU)

Lantaran seluruh personil dari Skadron tersebut, dikerahkan untuk melakukan pengecekan, sebelum dilakukan test flight. Pengecekan itu perlu dilakukan, lantaran tiga pesawat tersebut sebelumnya sudah menjalani pemeliharan dan perbaikan. Sebelum dilakukan uji terbang, harus dilakukan pengecekan terhadap kondisi tiga pesawat itu.

“Biasanya personil yang ada di skadron ini konsentrasi pada satu jenis pesawat. Namun, saat ini, mereka harus melakukan pengecekan terhadap tiga pesawat yang berbeda,” kata Perwira Menengah (Pamen) dengan satu melati di pundaknya ini. Dia menjelaskan masing-masing pesawat memiliki tingkat kesulitan tersendiri.

Dia menyebutkan, seperti Pesawat Hercules, memiliki tingkat kesulitan saat dilakukan perawatan pada bodi. Sedangkan pesawat Casa, membutuhkan ketilitan saat perawatan mesin. “Perawatan yang kami lakukan sebelum melakukan tes flght ini, mulai dari pencopotan bodi secara keseluruhan, hingga pengecekan mesin dan program,” urainya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, lama perawatan tergantung dari masing-masing jenis pesawat tersebut. “Lama perawatan paling singat satu bulan. Tergantung dengan jenis perawatan dan perbaikan yang dilakukan,” tuturnya. Dia mengatakan test flight pada hari ini sukses dengan lancarnya tiga pesawat tersebut, terbang ke udara.

(TNI AU)

Jangan lupa isi form komentar di bawah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here