China Development Bank Segera Buka Kantor di Indonesia

0
532

Militer.or.id – China Development Bank Segera Buka Kantor di Indonesia.

China Development Bank (chinadaily.com.cn)

Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menyebut China Development Bank (CDB) akan membuka kantor perwakilan di Indonesia.

CDB adalah lembaga keuangan yang memfasilitasi pinjaman China untuk proyek kereta cepat Jakarta-Bandung.

“Ya tadi (pertemuan) dengan Otoritas Jasa Keuangan menyangkut masalah CDB akan buka kantor di sini,” ujarnya di Kemenko Kemaritiman Jakarta, Jumat, 18/8/2017, setelah pertemuan dengan Ketua OJK Wimboh Santoso.

HARUS BACA :  Indonesia Akan Buat Peta Laut yang Baru

Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo menuturkan pemerintah mendukung dan memfasilitasi lembaga keuangan asing untuk membuka kantor perwakilan di Indonesia guna mendukung kegiatan pembiayaan infrastruktur.

Kendati demikian, ia enggan menyebut lembaga yang dimaksud.

“Kalau seandainya ada lembaga keuangan yang ingin mendukung kegiatan pembiayaan di Indonesia dan kalau mereka ingin membuka perwakilan resmi di sini, kami mendukung. Kami memang harus terus memfasilitasi sumber-sumber pembiayaan tersebut,” katanya.

HARUS BACA :  Polandia Memulai Kembali Program Kapal Selamnya

Proyek kereta cepat Jakarta-Surabaya membutuhkan biaya hingga 5,1 miliar dolar AS (setara Rp 67,8 triliun dengan kurs Rp 13.300) di mana CDB menanggung pinjaman sebesar 75 persen dari total investasi. Sisa 25 persen berasal dari modal perusahaan konsorsium PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC).

Meski peletakan batu pertama proyek telah dilakukan sejak Januari 2016, izin konsesi baru didapat pada Maret 2016. Sementara sejak itu, pembangunan justru tidak kunjung maju lantaran proses pembebasan lahan yang belum selesai.

HARUS BACA :  Pasukan Garuda dan Tentara Unifil Latihan Medis

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Selasa (15/8/2017), mengatakan penetapan lokasi untuk proyek tersebut sudah hampir rampung.

Namun, masalah pembebasan lahan disebutnya bukan wewenang Pemprov Jawa Barat, melainkan tanggung jawab KCIC.

“Yang jelas urusan pembebasan lahan bukan urusan kami. Itu urusan PT KCIC karena urusan kami, Pemprov, membuat penetapan lokasi. Penetapan lokasinya sudah 94 persen,” ujarnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here