3 Tentara Lebanon Tewas dalam Peperangan di Perbatasan Suriah

Militer.or.id – 3 Tentara Lebanon Tewas dalam Peperangan di Perbatasan Suriah.

Bantuan Kendaraan M992 Field Artillery Ammunition Support, dari Amerika Serikat, untuk  Lebanon (Morant Mathieu)

Amman – Tiga tentara Lebanon tewas dan seorang lagi terluka parah pada Minggu, 20/8/2017 ketika kendaraan lapis baja mereka melindas ranjau darat di perbatasan Lebanon-Suriah, kata sumber keamanan setempat.

Daerah tempat kejadian berada tidak jauh dari benteng perbatasan, dekat pegunungan Arsal, tempat petempur Hizbullah baru-baru ini mengusir pemberontak Suriah, dalam gerakan lintas perbatasan bersama tentara Suriah, ujar sumber tersebut.

HARUS BACA :  Ada Apa dengan Jet Tempur Siluman F-35?

Tentara Lebanon melancarkan serangan pada Sabtu untuk menyerang daerah kantong ISIS di wilayah timur laut negara itu, yang berbatasan dengan Suriah.

Hizbullah Lebanon juga mengumumkan serangan terhadap pegaris keras itu di daerah perbatasan sisi Suriah.

Seorang juru bicara militer mengatakan pada Minggu, bahwa lebih dari dua pertiga daerah yang berada di tangan pemberontak telah berhasil direbut kembali sejak serangan itu dimulai.

“Kami berkomitmen hingga kehancuran Daesh di tanah Lebanon,” katanya, menggunakan istilah itu untuk ISIS.

HARUS BACA :  Pentagon, Kongres AS Cari Alternatif S-400 untuk Turki
HARUS BACA :  Kemerdekaan NKRI, Tak lepas dari Peran Ulama/Kyai dan Santri

Dia menambahkan bahwa beberapa pemberontak telah menyerahkan diri mereka kepada tentara, meski dia tidak menyebutkan jumlahnya.

Dua pelaku bom bunuh diri, seorang dengan sepeda motor dan seorang lagi mengendarai kendaraan bermotor, gagal dalam upaya mereka untuk melakukan serangan yang menyasar tentara, kata juru bicara tersebut, dirilis Antara, 21/8/2017.

Serangan udara pada hari Minggu menyebabkan 15 pemberontak tewas dalam pertempuran. Pada Sabtu, tentara mengatakan bahwa 20 pemberontak tewas dan 10 tentara terluka.

Juru bicara militer Lebanon mengatakan pihaknya tidak mengkoordinasikan serangan dengan kelompok Hizbullah atau tentara Suriah.

HARUS BACA :  Rusia Mungkin Terima MiG-41 Interceptor Tahun 2020

Setiap operasi gabungan antara tentara Lebanon di satu sisi dan kelompok Hizbullah serta tentara Suriah di sisi lainnya, akan menjadi suatu hal yang sensitif secara politis di Lebanon.

Banyak anggota pemberontak, bersama ribuan pengungsi Sunni yang melarikan diri setelah tentara Suriah dan Hizbullah menguasai kota dan desa yang mereka lewati pada tahun-tahun awal Kemelut, berlindung di jalur perbatasan sisi Lebanon.

Lebanon timur laut adalah salah satu wilayah terburuk menerima tumpahan perang Suriah ke Lebanon pada 2014, ketika anggota ISIS dan Front Nusra menyerang kota Arsal.

Latest articles

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...
44.1k Followers
Follow

Related articles

HARUS BACA :  AS Tolak Kirim Instruktur Pilot ke Turki

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here