Habibie Akui Tidak Terkejut IPTN “Dihabisi” Asing

Militer.or.id – Habibie Akui Tidak Terkejut IPTN “Dihabisi” Asing.

Presiden RI ke-3 Bacharuddin Jusuf Habibie, mengaku tidak terkejut dengan ambruknya Industri Pesawat Terbang Nurtanio (IPTN) Bandung yang dirintisnya.

“Keberadaan IPTN membuat banyak ketakutan Barat terutama negara-negara yang memproduksi pesawat terbang,” ujarnya usai mengikuti kegiatan Lembaga Pengkajian MPR RI bertema Pendidikan & Kebudayaan Indonesia di Gedung Parlemen Senayan, Rabu (23/8/2017).

Ketakutan itu, ia menjelaskan, dibuktikan International Monetery Fund (IMF) yang melarang Pemerintah Indonesia pimpinan Presiden Soeharto untuk mengalokasikan Anggaran Penerimaan & Belanja Negara (APBN) kepada IPTN. “Jadi, yaaa mau apalagi,” ujarnya dengan gaya khas seorang jenius.

HARUS BACA :  Satkopaska Koarmabar Gelar Latihan Selam Tempur

IPTN yang dibangun BJ Habibie bersama Nurtanio Pringgoadisurjo pada 26 April 1976 itu, berubah dengan nama Industri Pesawat Terbang Nusantara (IPTN) lalu PT Dirgantara Indonesia (PTDI), sempat dipailitkan karena alasan utang oleh mantan karyawan & bank. Kendati Mahkamah Agung (MA) menolak permohonan pailit dengan aneka pertimbangan pada 24 Oktober 2007.

Terakhir rumor media sosial menyebut PTDI “dijual” ke Cina untuk bayar utang ditandatangani Presiden Joko Widodo, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo, dan ketua DPR RI Setya Novanto, yang belakangan dibantah Karohumas PTDI, Irlan Budiman, sebagai berita HOAX dengan tujuan tertentu, Sabtu (29/4/2017)

HARUS BACA :  Urgensi Industri Strategis Dalam Pertahanan Negara
HARUS BACA :  Arisgator TNI AD Mendarat | LANCER CELL

Bagi produsen pesawat terbang Barat, ia mengakui, ketakutan itu dilandasi banyak manuver yang dilakukannya. Mulai rencana Habibie membuat satelit sendiri (catatan : tahun 1970-an Indonesia merupakan negara terbesar ke-2 pemakaian satelit), pesawat sendiri, serta peralatan militer sendiri. Hal ini didukung ke-40 0rang tenaga ahli Indonesia yang memiliki pengalaman kerja di perusahaan pembuat satelit Hughes Amerika, yang akan ditarik pulang ke Indonesia untuk mengembangkan industri teknologi tinggi nasional. Jika hal ini terwujud, maka ini akan mengancam industri teknologi Amerika (mengurangi pangsa pasar) sekaligus kekhawatiran kemampuan teknologi tinggi dan militer Indonesia.

HARUS BACA :  Pangkalan Udara Manuhua Biak Segera Naik Status Menjadi Tipe A

Pos Kota mencatat untuk skala internasional, BJ Habibie terlibat dalam berbagai proyek desain dan konstruksi pesawat terbang seperti Fokker F 28, Transall C-130 (militer transport), Hansa Jet 320 (jet eksekutif), Air Bus A-300, pesawat transport DO-31 (pesawat dangn teknologi mendarat dan lepas landas secara vertikal), CN-235, dan CN-250 (pesawat dengan teknologi fly-by-wire). Selain itu, Habibie secara tidak langsung ikut terlibat dalam proyek perhitungan dan desain Helikopter Jenis BO-105, pesawat tempur multi function, beberapa peluru kendali dan satelit.

Photo : BJ Habibie (Istimewa)

Sumber : Poskota

Roy Prasetya
Roy Prasetyahttps://militer.or.id
NKRI adalah harga mati! Demikian menjadi prinsip hidup penulis lepas ini. Berminat terhadap segala macam teknologi militer sejak kelas 5 SD, ketika melihat pameran Indonesian Air Show 1996.

Latest articles

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...
44.2k Followers
Follow

Related articles

HARUS BACA :  Ground Training Yonif Para Raider 502 Kostrad

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here