Gladi ‘Fly Past’ Peringatan 50 Tahun Hubungan Indonesia – Singapura

Militer.or.id – Gladi ‘Fly Past’ Peringatan 50 Tahun Hubungan Indonesia – Singapura.

Saat pagi hari jelang siang, suara gemuruh deru pesawat tempur terdengar di langit Pekanbaru. Jangan khawatir, suara bising itu sebenarnya bagian dari latihan personil TNI-AU Lanud Roesmin Nurjadin (RSN) bersama tentara Singapura (RSAF).

Latihan bersama ini dilaksanakan dalam rangka peringatan 50 tahun hubungan Indonesia dan tetangganya, Singapura.

“Jadi, pesawat-pesawat yang dilihat lihat tadi merupakan pesawat F16 TNI AU dan RSAF yang sedang melakukan gladi fly past dalam rangka peringatan 50 tahun hubungan Indonesia dan Singapura,” kata Kepala Penerangan dan Perpustakaan (Kapentak) Lanud Rsn, Mayor (Sus) Rizwar saat dihubungi, Kamis, 31 Agustus 2017.

HARUS BACA :  Satgas Divif 3 Kostrad Relokasi Pengungsian di Palu – Militer.or.id

Selama melakukan latihan, air force dua negara ini lakukan fly past dengan rute tepat berada di Pekanbaru dan merambat hingga daerah Riau lainnya.

Fly past ini sendiri akan melibatkan 10 pesawat tempur F-16 milik TNI AU dari Skadron Udara 3 Lanud Iswahjudi Madiun dan Skadron Udara 16 Lanud Roesmin Nurjadin.

HARUS BACA :  Satgas Divif 3 Kostrad Relokasi Pengungsian di Palu – Militer.or.id

“Kemudian ada 10 pesawat F-16 dan 5 pesawat F-15 lagi yang berasal dari RSAF,”katanya mantap. Hingga mencapai puncaknya, latihan ini akan usai menjelang puncaknya bergegas menuju lokasi sesungguhnya, Marina Bay Cruise Center (MBCC), Singapura.

HARUS BACA :  Indonesia – Rusia Masih Bahas Pembelian Kapal Selam Project 636

“Ini karena aksinya akan dimulai pada 7 September 2017 mendatang bertempat di sana. Rencananya akan disaksikan langsung oleh Kepala Negara kita, Joko Widodo dan Perdana Menteri (PM) Singapura, Lee Hsien Loong,” tutupnya.

Photo : FLY PAST pesawat F16 milik TNI AU dan F15 Royal Singapura Air Force (RSAF), Kamis, 31 Agustus 2017, saat latihan dalam rangka peringatan 50 tahun hubungan Indonesia dan tetangganya, Singapura. (Riau Online)

Sumber : Riau Online

Roy Prasetya
Roy Prasetyahttps://militer.or.id
NKRI adalah harga mati! Demikian menjadi prinsip hidup penulis lepas ini. Berminat terhadap segala macam teknologi militer sejak kelas 5 SD, ketika melihat pameran Indonesian Air Show 1996.

Latest articles

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...
44.3k Followers
Follow

Related articles

HARUS BACA :  Sertijab Komandan Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here
HARUS BACA :  Bukan Amerika atau Rusia, Inilah Titik Paling Berbahaya Terjadinya Kiamat Nuklir