Amerika Serikat Desak PBB Embargo Korea Utara

Militer.or.id – Amerika Serikat Desak PBB Embargo Korea Utara.

New York – Amerika Serikat menginginkan Dewan Keamanan PBB menjatuhkan embargo minyak terhadap Korea Utara, memutus kegiatan ekspor tekstil negara itu serta melarang mempekerjakan buruh Korea Utara di luar negeri.

AS juga mendesak Dewan Keamanan untuk menerapkan pembekuan aset serta larangan perjalanan terhadap pemimpin Korut Kim Jong Un, demikian menurut rancangan resolusi yang dibaca Reuters, pada Rabu 6-9-2017.

Duta Besar AS untuk PBB, Nikki Haley mengatakan ia menginginkan agar kelima belas anggota Dewan Keamanan pada Senin 4-9-2017 melakukan pemungutan suara terhadap rancangan resolusi. Tetapi, Duta Besar Rusia untuk PBB, Vasily Nebenzya mengatakan “terlalu dini” untuk menyelenggarakan pemungutan suara.

HARUS BACA :  Brunei Offers Black Hawk Support

Belum ada kejelasan soal apakah rancang resolusi itu sudah mendapat sokongan China. Untuk dapat disahkan, resolusi harus disokong 9 negara dan tidak ada veto (penolakan) dari Amerika Serikat, Inggris, Prancis, Rusia atau China.

China memasok sebagian besar kebutuhan minyak mentah Korea Utara. Menurut data Korea Selatan, pasokan minyak mentah yang dikirim Beijing untuk Korut berjumlah sekitar 500.000 ton setiap tahun.

China juga mengekspor 200.000 ton produk minyak ke Korut, menurut data PBB. Rancangan resolusi juga akan berisi larangan bagi Korea Utara untuk mengubah bentuk produk-produk minyak bumi yang sudah disuling dan gas alam cair.

HARUS BACA :  Pangdam Udayana Pimpin Satgas PamwilI, Pengamanan di Bali

Dewan Keamanan bulan lalu mengeluarkan sejumlah sanksi baru atas uji coba Rudal jarak jauh yang dilakukan Korut pada Juli 2017. Resolusi 5 Agustus 2017 berisi sanksi tersebut ditujukan untuk memangkas sepertiga pendapatan ekspor tahunan Pyongyang yang bernilai 3 miliar dolar, yaitu dengan melarang ekspor batu bara, besi, metal dan makanan laut.

HARUS BACA :  Kasus Pendanaan Terorisme Berafiliasi ISIS Meningkat

Resolusi 5 Agustus 2017 sudah membatasi jumlah warga Korea Utara yang bekerja di luar negeri sampai tingkat sekarang ini. Rancangan resolusi yang baru akan sama sekali melarang berbagai pihak mempekerjakan warga Korea Utara di luar negeri. Beberapa diplomat memperkirakan ada 60.000 sampai 100.000 warga Korut yang bekerja di luar negaranya.

Seorang penyelidik PBB untuk hak asasi manusia mengatakan pada tahun 2015 bahwa Korea Utara memaksa lebih dari 50.000 warganya untuk bekerja di luar negeri, terutama di Rusia dan China, yang memberikan keuntungan antara 1,2 miliar dan 2,3 miliar dolar AS dalam satu tahun.

HARUS BACA :  AS: Laut China Selatan Bukan Milik Negara Manapun

Menurut rancangan resolusi, Korut akan dilarang mengekspor tekstil, yang merupakan komoditi ekspor kedua negara tersebut sesdah batu bara dan berbagai macam mineral lainnya. Hampir 80 persen ekspor tekstil dikirim ke China. Aset maskapai penerbangan Korea Utara yang dikendalikan militer, Air Koryo, akan dibekukan jika rancangan resolusi disahkan.

Air Koryo menyediakan penerbangan ke Beijing dan sejumlah kota lainnya di China, termasuk Dandong, yang merupakan titik transit utama perdagangan antara kedua negara. Air Koryo juga melayani rute ke Vladivostok di Rusia. (Antara/Reuters).

HARUS BACA :  Pentagon Potong Biaya Tambahan Untuk Ekspor Alutsista

Rendy Raditya
Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...
44.1k Followers
Follow

Related articles

HARUS BACA :  Brunei Offers Black Hawk Support

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here