Kejaksaan Turki Perintahkan Penahanan 117 Tentara

0
355

Militer.or.id – Kejaksaan Turki Perintahkan Penahanan 117 Tentara.

dok. Penjual Bendera, pasca-gagalnya kudeta di Turki, 22/7/2016 (Mstyslav Chernov)

Istanbul – Kejaksaan Turki mengeluarkan perintah penahanan terhadap 117 anggota militer atas dugaan keterkaitan dengan tokoh yang dituduh Ankara mendalangi kudeta pada tahun lalu, ujar sumber keamanan Turki, 29-9-2017.

Sumber keamanan mengatakan polisi antiterorisme di provinsi Izmir melancarkan gerakan pada Jumat 29-9-2017 untuk menahan anggota militer yang beberapa di antaranya bertugas di satuan kunci angkatan bersenjata.

HARUS BACA :  Sistem Pertahanan Udara Suriah Diklaim Rontokkan Sejumlah Rudal Israel

Turki mengatakan Fethullah Gulen, yang tinggal dalam pengasingan di Amerika Serikat sejak 1999, berada di balik kudeta gagal tersebut, yang menewaskan 250 orang. Namun, Fethullah Gulen membantah terlibat dalam peristiwa tersebut.

Anggota militer yang diperintahkan ditangkap, dinyatakan telah melakukan hubungan melalui telepon dengan anggota senior dari gerakan Fethullah Gulen pada 2010 hingga 15 Juli 2016, ketika percobaan kudeta dilaksanakan, ujar sumber tersebut.

HARUS BACA :  China Yakin Kereta Cepat Jakarta-Bandung Terealisasi 2019

Sejak itu, lebih dari 50.000 orang telah dipenjara, menunggu proses pengadilan atas keterkaitannya dengan gerakan Fethullah Gulen, sementara 150.000 orang lagi dipecat atau dicopot dari pekerjaan di bagian layanan umum dan swasta untuk alasan yang sama.

Kelompok hak asasi dan beberapa sekutu Barat Turki menyuarakan kekhawatiran tentang tindakan keras tersebut, sebab mereka khawatir pemerintah menggunakan percobaan kudeta tersebut sebagai dalih untuk memberengus perbedaan pendapat.

HARUS BACA :  Rusia Kembangkan Pesawat Berbasis Ilyushin Il-114-300

Pemerintah berpendapat bahwa hanya pembersihan besar dapat menghilangkan ancaman jaringan Fethullah Gulen, yang sudah menyusup ke sejumlah lembaga di Turki, baik tentara, sekolah maupun pengadilan. (Antara/Reuters).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here