Panglima TNI Ajak Pangab Thailand Perluas Kerja Sama

Panglima TNI Ajak Pangab Thailand Perluas Kerja Sama

Militer.or.id – Panglima TNI Ajak Pangab Thailand Perluas Kerja Sama.

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengajak Pangab Kerajaan Thailand sebagai pimpinan RTARF Jenderal Tarnchaiyan Srisuwan, untuk memperluas kerja sama yang telah ada, guna memberikan manfaat bagi kedua negara, serta  di kawasan sekitar.

Bangkok, Militer.or.id – Mencermati perkembangan lingkungan strategis baik di tataran global maupun regional, Panglima TNI mengajak Pangab Kerajaan Thailand sebagai pimpinan RTARF untuk memperluas kerja sama yang telah ada, guna memberikan manfaat bagi kedua negara, serta juga bagi negara-negara tetangga di kawasan sekitar.

Hal tersebut dikatakan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo pada Jamuan Malam Resmi bersama dengan Pangab Kerajaan Thailand Jenderal Tarnchaiyan Srisuwan,pada Minggu 5-11-2017  malam di Hotel Dusit Thani, Bangkok.

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengajak Pangab Kerajaan Thailand sebagai pimpinan RTARF Jenderal Tarnchaiyan Srisuwan, untuk memperluas kerja sama yang telah ada, guna memberikan manfaat bagi kedua negara, serta di kawasan sekitar.

Menurut Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, Tentara Nasional Indonesia dan Angkatan Bersenjata Kerajaan Thailand (RTARF) telah membina interaksi, seperti Thainesia HLC maupun antara ketiga matra pada beragam interaksi yang saling memberikan manfaat bagi peningkatan profesionalisme prajurit kedua pihak atas dasar kemitraan strategis.

Pada kesempatan tersebut, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengucapkan selamat atas pengangkatan Jenderal Tarnchaiyan Srisuwan sebagai Panglima Angkatan Bersenjata Thailand sejak 1 Oktober 2017.

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengajak Pangab Kerajaan Thailand sebagai pimpinan RTARF Jenderal Tarnchaiyan Srisuwan, untuk memperluas kerja sama yang telah ada, guna memberikan manfaat bagi kedua negara, serta di kawasan sekitar.

“Saya yakin di bawah kepemimpinan Jenderal yang handal dan bijak, RTARF akan tampil sebagai Angkatan Bersenjata yang berkontribusi pada perwujudan kawasan yang aman, damai dan stabil, sehingga memberikan dampak positif pada terwujudnya dunia yang lebih tertib dan tenang,” ungkap Jenderal TNI Gatot Nurmantyo .

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyampaikan bahwa Thailand merupakan negara di Asean yang tidak pernah memiliki permasalahan dengan Indonesia. “Kedua bangsa bagaikan saudara sekandung, terlebih Thailand mempunyai banyak persamaan dan latar belakang sejarah yang erat dengan Indonesia,” kata Panglima TNI.

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengajak Pangab Kerajaan Thailand sebagai pimpinan RTARF Jenderal Tarnchaiyan Srisuwan, untuk memperluas kerja sama yang telah ada, guna memberikan manfaat bagi kedua negara, serta di kawasan sekitar.

“Saya mengundang Jenderal beserta Mrs. Jinaporn Srisuwan untuk berkunjung secara resmi ke Indonesia sebagai tamu kehormatan TNI dan tamu khusus Panglima TNI,” kata Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

Disela-sela jamuan malam resmi, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengajak para hadirin berdiri sejenak dan bersulang untuk peningkatan hubungan bilateral antara Indonesia dan Thailand dan untuk perluasan kerja sama dan persahabatan yang kokoh antara TNI dan RTARF serta untuk keberhasilan, kebahagiaan dan kesehatan Jenderal beserta Mrs. Jinaporn Srisuwan beserta segenap jajaran RTARF.

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengajak Pangab Kerajaan Thailand sebagai pimpinan RTARF Jenderal Tarnchaiyan Srisuwan, untuk memperluas kerja sama yang telah ada, guna memberikan manfaat bagi kedua negara, serta di kawasan sekitar.

Sementara itu, Pangab Kerajaan Thailand Jenderal Tarnchaiyan Srisuwan mengatakan bahwa hubungan antara TNI dan dan Angkatan Bersenjata Kerajaan Thailand sampai saat ini sudah 67 tahun dan ada kegiatan kerja sama di semua bidang termasuk pertukaran pendidikan dan pelatihan di semua tingkatan. (Puspen TNI).

administrator
Menyebarkan berita berita <a><b>Militer Indonesia</b></a> dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *