KRI Surik 45 Tangkap Kapal Bawa 10 TKI Ilegal di Selat Malaka

Militer.or.id – KRI Surik 45 Tangkap Kapal Bawa 10 TKI Ilegal di Selat Malaka.

KRI Surik 45 Tangkap Kapal Bawa 10 TKI Ilegal di Selat Malaka

 

Jakarta, Militer.or.id – KRI Surik-645 yang sedang melaksanakan Operasi Kanal Udhaya -17 BKO Gugus Tempur Laut Komando Armada RI Kawasan Barat (Guspurlabar), berhasil menangkap kapal pembawa 10 TKI (Tenaga Kerja Indonesia) Ilegal yang sedang melakukan pelayaran dari Kelang Malaysia.

HARUS BACA :  Satgas TNI Konga 39-A/RDB Gelar Bakti Sosial di Kalemie Kongo

Rencana kapal pembawa TKI Ilegal tersebut akan menuju ke daerah pesisir Bagan Siapiapi. Penangkapan kapal tersebut terjadi pada koordinat 02 47.350 U – 100 49.200 T tepatnya di Perairan sebelah Tenggara Pulau Jemur Utara Sinaboi, pada Sabtu 25 November 2017.

Kejadian bermula saat KRI Surik-645 melaksanakan patroli dan mendeteksi adanya kontak yang sedang mengapung di Perairan Tenggara Pulau Jemur. Hal tersebut menimbulkan kecurigaan sebab setelah dilaksanakan pengecekan secara visual oleh Perwira Jaga, terlihat kapal tersebut sejenis perahu pancung.

HARUS BACA :  72 Pasukan Khusus TNI Terjun di Cilegon
HARUS BACA :  Latihan Survival Sekbang Terpadu A-97 dan Seknav A-13

Selanjutnya KRI Surik-645 segera bergerak cepat mendekati kontak dengan melaksanakan Prosesur Jarkaplid (Pengejaran, Penangkapan dan Penyelidikan).

Setelah mendekat, KRI Surik-645 melaksanakan Peran Pemeriksaan dan Penggeledahan dengan hasil bahwa perahu tersebut berlayar dari Kelang Malaysia tujuan Bagan Siapiapi dengan jumlah personil diatas perahu 11 ABK (1 Nakhoda dan 10 ABK berjenis kelamin Laki-laki 6 orang serta Perempuan 4 orang).

HARUS BACA :  Latihan Bersama Indonesia - Brunei Darussalam

Saat diperiksa, nakhoda merupakan warga negara Malaysia. Sementara perahu tersebut berlayar tanpa dilengkapi dokumen kegiatan pelayaran serta dokumen personil. Sehingga diduga 10 ABK tersebut adalah merupakan TKI Ilegal.

Dari hasil pemeriksaan maka kegiatan tersebut melanggar Undang-undang Pelayaran serta Undang-undang Keimigrasian. Selanjutnya 11 ABK dan perahu diserahkan kepada Lanal Tanjung Balai Asahan guna pemeriksaan dan penyidikan lebih lanjut. (Dispenarmabar)

 

Rendy Raditya
Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here
HARUS BACA :  Satgas TNI Konga 39-A/RDB Gelar Bakti Sosial di Kalemie Kongo