Turki Desak Krisis Qatar Diakhiri

Militer.or.id – Turki Desak Krisis Qatar Diakhiri.

PresidenTurki Recep Tayyip Erdogan (commons.wikipedia.org).

Khartoum, Militer.or.id – Turki pada Selasa 27 Desember 2017 mendesak agar krisis Teluk menyangkut Qatar diakhiri sebab dianggap tidak ada alasan untuk diteruskan sebab hanya akan mengecilkan usaha menyatukan negara-negara Islam.

“Menurut pandangan Turki, krisis di Teluk ini adalah krisis tanpa alasan. Sejauh ini, berbagai tuduhan muncul tetapi tidak ada bukti,” ujar Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu dalam jumpa pers bersama mitranya dari Sudan di Khartoum.

HARUS BACA :  TNI Gelar Bakti Sosial di Merauke Papua

“Dalam pandangan saya, tidak ada alasan untuk tidak menyelesaikan krisis ini. Sesama saudara harus bisa menghindari krisis di antara mereka. Turki mendukung prakarsa Kuwait dan sudah melakukan kontak secara intensif dengan Kuwait, Arab Saudi dan Qatar,” ujar Mevlut Cavusoglu.

Pada Juni 2017, Arab Saudi, Bahrain, Uni Emirat Arab dan Mesir memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar dengan menuduh negara itu mendukung terorisme. Qatar sudah membantah semua tuduhan.

HARUS BACA :  DPR Sepakat Tambah Anggaran Kemhan Lebih Dari Rp200 M
HARUS BACA :  Upgrade Ka-52 dan Mi-28N Rusia, Gunakan Pengalaman di Suriah

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada Selasa, 27 Desember 2017 mengakhiri kunjungan 3 harinya di Khartoum, yang menandai lawatan pertama yang pernah dilakukan presiden Turki ke Sudan sejak kemerdekaannya pada tahun 1956.

Sudan adalah negara pertama yang dikunjungi Recep Tayyip Erdogan dalam rangkaian lawatannya di Afrika, yang termasuk Chad dan Tunisia. Dalam kunjungannya, presiden Turki Recep Tayyip Erdogan didampingi oleh delegasi besar beranggotakan lebih dari 200 pelaku bisnis Turki. (Antara/Xinhua-OANA)

HARUS BACA :  Taiwan Mulai Perakitan Jet Pelatih Canggih Baru

Rendy Raditya
Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...
44.5k Followers
Follow

Related articles

HARUS BACA :  DPD RI Dukung Pemerintah Beri Nama Laut Natuna

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here