India Umumkan Tender Pengadaan CIWS Seharga $1,5 Miliar

Militer.or.id – India Umumkan Tender Pengadaan CIWS Seharga $1,5 Miliar.

Senjata pertahanan udara Zu-23 (Zenitnaya Ustanovka) buatan Rusia. © Larsen

Militer.or.id – Menteri Pertahanan India, Nirmala Sitharaman telah mengeluarkan tender sebesar $1,5 miliar untuk mengakuisisi 61 sistem senjata pertahanan udara canggih dari produsen lokal di bawah program Make in India, seperti dilansir dari India Today.

Tender tersebut dikeluarkan oleh bagian akuisisi di kementerian pertahanan, dan 61 sistem pertahanan udara Close-In Weapon Systems (CIWS) akan digunakan untuk menggantikan sistem buatan Rusia, termasuk senjata pertahanan udara L-70 dan Zu-23.

“Nilai tender akan lebih dari 10.000 crore rupee ($1,5 miliar) dan diikuti perusahaan pertahanan pribumi terkemuka termasuk Tata Power SED, Punj Lloyd, L & T, Mahindra Defense, Bharat Electronics Limited dan Ordnance Factory Board”, kata sumber pemerintah.

Dalam program tersebut, perusahaan India harus bekerjasama dengan produsen asing, yang akan membantu mereka membangun sistem senjata di bawah klausul “buy and make” dari prosedur akuisisi pertahanan India.

HARUS BACA :  Rusia Akan Membeli 230 Pesawat Latih Utama – Militer.or.id
HARUS BACA :  KRI Teluk Banten 516 Dukung Serpas Pasukan ke Lombok

Di bawah proyek tersebut, Angkatan Udara bertujuan untuk menginduksi unit CIWS buatan sendiri dalam tujuh tahun ke depan dan akan mengintegrasikan CIWS dengan sistem komando dan kendali udara yang melakukan lalu lintas udara serta fungsi pengawasan.

Dalam beberapa bulan terakhir, Sitharaman telah berupaya meningkatkan kecepatan pribumisasi di sektor pertahanan pekan lalu, sebuah tender dikeluarkan untuk perusahaan swasta untuk memasok amunisi buatan produsen lokal ke angkatan bersenjata dan membuatnya lebih layak dengan meningkatkan jangka waktu dari 5 sampai 10 tahun.

HARUS BACA :  Kapal Induk Baru China Adalah "Mesin Pembunuh"

Menteri tersebut juga mendorong layanan untuk menerima alutsista yang diproduksi secara mandiri saat Angkatan Udara India baru-baru ini mengeluarkan tender untuk mendapatkan 83 pesawat tempur LCA Tejas Mk1A.

Rendy Raditya
Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...
44.1k Followers
Follow

Related articles

HARUS BACA :  Israel Luncurkan Pesawat Antariksa Ke Bulan

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here
HARUS BACA :  Dialog Irak-Kurdi Mampu Cegah Referendum ?