Rusia Uji Coba Soratnik di Kondisi Pertempuran Nyata

0
379

Militer.or.id – Rusia Uji Coba Soratnik di Kondisi Pertempuran Nyata.

Soratnik, kendaraan tempur otonom. © Artiom Korotaev

Militer.or.id – Kendaraan tempur otomatis Soratnik telah menjalani ujicoba di kondisi yang mendekati pertempuran nyata pada suhu di atas 30° Celsius, menurut kantor pers perusahaan pertahanan Kalashnikov kepada TASS pada hari Jumat.

Kalashnikov Group adalah pengembang dari kendaraan tempur tanpa awak Soratnik.

Sebuah video yang diposkan oleh media di youtube, menunjukkan sebuah kendaraan tempur Soratnik bergerak di sepanjang pantai dan menembakkan senjatanya melawan sasaran. Salah satu video yang diposkan mengatakan bahwa Soratnik juga telah diuji di Suriah.

“Kendaraan tempur otonom Soratnik telah diuji coba dalam kondisi yang mendekati lingkungan pertempuran nyata. Percobaan ini untuk mengkonfirmasi karakteristik kendaraan dan juga untuk membuktikan kemungkinan menggunakan sistem robot pada suhu udara lebih dari 30° celcius”, kata Kalashnikov Group.

Potensi ilmiah yang tercipta dalam proses pengembangan kendaraan robotika Soratnik dan hasil uji cobanya akan menjadi dasar bagi perspektif sistem robot tempur otonom, kata produsen pertahanan tersebut.

HARUS BACA :  KONGSBERG Signs Contract with Australia to Integrate New Capability for the Joint Strike Missile

Soratnik Kendaraan Tempur Nirawak

Kendaraan berantai lapis baja Soratnik dirancang untuk melakukan pengintaian dan pengiriman data, melaksanakan patroli dan melindungi wilayah dan fasilitas penting, melakukan pembersihan ranjau serta hambatan yang jelas.

Soratnik memiliki kemampuan beroperasi dalam tiga mode kendali dan beratnya tidak lebih dari 7 ton. Sistem robot ini bisa mengembangkan kecepatan hingga 40 km/jam. Kendaraan dapat beroperasi dalam radius 10 km dalam mode remote kontrol dan jarak pandang yang jernih.

HARUS BACA :  BRP Davao Del Sur has Arrived in Philippine

Platform kendaraan berantai tersebut dapat membawa senapan mesin 7,62 mm dan 12,7 mm serta peluncur granat AG-17A 30 mm. Modul tempurnya dilengkapi dengan stabilizer senjata dan mampu mendeteksi, melacak dan menghancurkan target dengan sendirinya, termasuk menentukan jenis sasarannya.

Selain itu, sebuah opsi tengah dipertimbangkan untuk memasang 8 (delapan) peluncur rudal anti-tank Kornet-EM pada kendaraan tempur Soratnik. Seperti dikatakan oleh CEO Kalashnikov Group Alexei Krivoruchko sebelumnya, bahwa sistem robotik juga dapat beroperasi gabungan dengan kendaraan udara tanpa awak.

HARUS BACA :  Kolonel Edwin Jadi Komandan Lantamal V

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here