Boeing, MDS dan HAL Bergabung Tawarkan Super Hornet

Militer.or.id – Boeing, MDS dan HAL Bergabung Tawarkan Super Hornet.

Jet tempur F/A-18F vairan Super Hornet berkursi tandem Angkatan Laut AS © US Navy via Wikimedia Commons

Militer.or.id – Boeing telah bekerjasama dengan Hindustan Aeronautics Limited (HAL) dan Mahindra Defense Systems (MDS) untuk tawaran menjual lebih dari 100 jet tempur F/A-18 Super Hornet ke Angkatan Udara India (IAF), seperti dilansir dari laman Flight Global.

Kemitraan ini bertujuan menyatukan rantai pasokan global, pengalaman manufaktur yang canggih dan kemampuan desain dari ketiga perusahaan demi memproduksi dan mendukung Super Hornet di India jika terpilih untuk memenuhi persyaratan.

“Boeing sangat antusias untuk bekerjasama dengan satu-satunya industri India yang memproduksi jet tempur, HAL dan juga perusahaan India yang memproduksi pesawat komersial kecil, Mahindra”, kata Presiden Boeing India, Pratyush Kumar.

Kumar menambahkan bahwa kemitraan akan membawa yang terbaik dari perusahaan publik dan swasta India bersama-sama dalam perusahaan kedirgantaraan terbesar di dunia, Boeing, untuk mempercepat ekosistem abad ke-21 untuk kedirgantaraan dan manufaktur pertahanan di India.

HARUS BACA :  Inilah Tank Terminator Bersenjata Lengkap dari China
HARUS BACA :  Pasukan Garuda Kompi Zeni TNI, Segera ke Afrika Tengah

Pabrikan AS menyatakan bahwa proposal Make in India akan melihatnya membangun fasilitas produksi canggih baru didalam negeri, yang kemudian dapat digunakan untuk program lain, seperti Advanced Medium Combat Aircraft (AMCA) siluman.

Boeing sedang menawarkan Super Hornet agar memenuhi persyaratan oleh Angkatan Udara India untuk pengadaan 110 jet tempur yang dibuka kembali pada 6 April.

Menurut ketentuan permintaan informasi (RFI) yang dikeluarkan untuk enam pemasok, sekitar 16 atau 17 pesawat dapat dibangun di luar India, tapi sisanya harus di bangun oleh perusahaan lokal atau agen produksi yang ada di India.

HARUS BACA :  AS Tolak Sahkan Pesawat Rusia Inspeksi Perjanjian Open Skies

New Delhi sangat menekankan pada transfer teknologi, dan para penawar juga harus menunjukkan bagaimana mereka akan menggunakan aset lokal sebagai pemasok dan dalam memproduksi jet tersebut.

Rendy Raditya
Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...
44.1k Followers
Follow

Related articles

HARUS BACA :  26 Negara Ikuti Multilateral Exercise Kakadu 2018

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here
HARUS BACA :  Demo Terjun Yontaifib-1 Marinir di Bhineka Eka Bhakti