Rudal Pertahanan Udara HQ-9 Kembali Tampak di Woody Island

Militer.or.id – Rudal Pertahanan Udara HQ-9 Kembali Tampak di Woody Island.

China kembali kerahkan sistem rudal pertahanan udara HQ-9 di Woody Island © ImageSat International (ISI)

Militer.or.id – Serangkaian sistem rudal pertahanan udara China telah muncul di pulau yang disengketakan di Laut China Selatan, beberapa hari setelah citra satelit yang muncul menunjukkan bahwa mereka telah dipindahkan.

Menurut South China Morning Post, temuan awal lenyapnya sistem HQ-9 dilakukan oleh ImageSat International (ISI) Israel pada awal Juni 2018, yang memberikan gambar yang menunjukkan lokasi di mana sebelumnya telah ada sejumlah besar peluncur rudal.

HARUS BACA :  Pasukan Dukungan Rusia dan Amerika Bergabung untuk Melawan Turki

Namun dalam analisis intelijen baru yang dirilis hari Senin, organisasi itu mengatakan bila sistem rudal tersebut telah muncul kembali di Woody Island, rantai kepulauan Paracel.

Dalam analisis awal mereka dari penghapusan sistem rudal permukaan-ke-udara HQ-9, ISI mengatakan bahwa mungkin saja sistem rudal pertahanan uadara itu dipindahkan ke pulau lain, atau dipindahkan sebagai bagian dari latihan.

China kembali kerahkan sistem rudal pertahanan udara HQ-9 di Woody Island © ImageSat International (ISI)

Ketika gambar asli dirilis, para ahli sangat skeptis bahwa peluncur telah dihapus secara permanen, menunjukkan sebaliknya mereka mungkin telah dikirim untuk pemeliharaan.

“Karena efek korosif dari garam dan kelembaban di pulau tersebut, sistem rudal HQ-9 harus diambil dan dikirim kembali ke darat untuk pemeliharaan secara berkala”, menurut dugaan Timothy Heath, analis pertahanan senior di Rand Corporation.

Misteri lenyapnya sistem rudal itu terjadi pada saat ketegangan yang meningkat di Laut China Selatan, ditengah meningkatnya operasi AS di daerah itu dan pendaratan pembom China di sebuah pulau yang disengketakan untuk pertama kalinya.

HARUS BACA :  Israel Loloskan UU, Ribuan Orang Bisa Miliki Senjata
HARUS BACA :  Pasukan Dukungan Rusia dan Amerika Bergabung untuk Melawan Turki

Ini adalah salah sebuah wilayah yang paling diperebutkan didunia, saat klaim wilayah yang sangat luas di Laut China Selatan oleh Beijing tumpang tindih dengan klaim dari Vietnam, Filipina, Malaysia dan Taiwan.

Untuk memperkuat klaimnya, pemerintah China telah mereklamasi dan memusnahkan sejumlah pulau di wilayah yang diperebutkan, memprovokasi kritik reguler dari Amerika Serikat dan negara-negara regional lainnya.

HARUS BACA :  Thales Mulai Produksi Radar Naval Sea Fire

Latest articles

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...
44.1k Followers
Follow

Related articles

HARUS BACA :  Belgia Abaikan Tawaran Rafale dari Prancis

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here