Prajurit Korps Marinir Indonesia dan AS Berlatih Evakuasi di Laut

Militer.or.id – Prajurit Korps Marinir Indonesia dan AS Berlatih Evakuasi di Laut.

Lettu Mar Rahmat Alan mengatakan, latihan evakuasi Ranpur dan prajurit, adalah kegiatan sinkronisasi teknik antara Marinir Indonesia dan UMSC.

Hawaii, Militer.or.id – Prajurit Kavaleri Korps Marinir TNI AL yang tergabung dalam Satgas Latihan Bersama (Latma) Multilateral Rim Of The Pacific (Rimpac) 2018 melaksanakan latihan evakuasi kendaraan tempur dan pasukan pada Kamis 5 Juli 2018 di perairan Marine Corps Base Hawaii (MCBH), Amerika Serikat.

HARUS BACA :  Delegasi Philippine Air Force Kunjungi Lanud Halim Perdanakusuma

Latihan yang dipimpin langsung oleh Lettu Marinir Rahmat Alan yang didampingi Perwira Embarkasi Kapten Marinir Dhani Widiyanta tersebut melibatkan empat kendaraan tempur Amphibious Assault Vehicle (AAV) milik USMC beserta pengawaknya.

Kegiatan tersebut merupakan tahap lapangan atau praktek lapangan, karena sebelumnya sudah dilaksanakan drill kering di darat. Dalam praktek lapangan tersebut prajurit Korps Marinir TNI AL diberi kesempatan mencoba secara langsung AAV dan melihat teknik yang dilakukan prajurit USMC saat mengevakuasi ranpur dan prajurit jika ada kendala atau masalah di tengah laut.

HARUS BACA :  Liga Arab Bentuk Delegasi Tingkat Menteri Hadapi Tindakan AS
HARUS BACA :  Delegasi Philippine Air Force Kunjungi Lanud Halim Perdanakusuma

Lettu Mar Rahmat Alan mengatakan, latihan evakuasi Ranpur dan prajurit tersebut merupakan kegiatan sinkronisasi teknik antara Marinir Indonesia dan UMSC, sehingga dalam latihan ke depan akan menjadi lebih baik terutama bagi Marinir Indonesia.

Kavaleri Korps Marinir TNI AL, lanjutnya, merupakan salah satu Satuan yang cukup berperan penting dalam pelaksanaan operasi pendaratan Amfibi, karena prajurit Korps Marinir pada dasarnnya adalah Pasukan Pendarat Amfibi, sehingga diperlukan pengawak-pengawak Kavaleri yang handal.

HARUS BACA :  Yonif Para Raider 433 Kostrad Latihan Menembak Malam Hari

Sementara itu Komandan Satgas Rimpac Mayor Marinir Aristoyuda mengatakan, latihan evakuasi kendaraan tempur dan pasukan merupakan salah satu materi yang dilatihkan dalam Latma Rimpac 2018, harapannya, materi yang dilatihkan dalam Rimpac 2018 dapat menambah ilmu bagi prajurit dan bermanfaat bagi kemajuan Korps Marinir TNI AL.

“Dalam Rimpac 2018, selain melibatkan tuan rumah prajurit Marinir Amerika Serikat (USMC) dan prajurit Korps Marinir TNI AL, juga diikuti oleh pasukan pendarat dari Malaysia, Philipina, Korea Selatan, Jepang, India, Srilanka, Australia, Selandia Baru, Vietnam, Tonga dan Chili,” jelasnya. (tnial.mil.id).

Latest articles

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...
44.1k Followers
Follow

Related articles

HARUS BACA :  Prajurit Garuda Unifil 2018 Sholat Idul Fitri di Lebanon

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here