Destroyer Kedua Hobart Class Diserahkan, Yang Ketiga Menyusul

Militer.or.id – Destroyer Kedua Hobart Class Diserahkan, Yang Ketiga Menyusul.

dok. NUSHIP Brisbane saat ujicoba. (photo: navy.gov.au)

Militer.or.id – Dalam sebuah upacara yang, kapal Perusak Peperangan Udara Angkatan Udara kedua, Brisbane, telah secara resmi diserahkan kepada Pertahanan Australia, dirilis Minister.Defence.gov.au, 27-7-2018.

Menteri Industri Pertahanan, Hon Christopher Pyne MP, menghadiri upacara penerimaan di Galangan Kapal Angkatan Laut Osborne di Adelaide. Menteri Pyne mengatakan Brisbane adalah yang kedua dari 3 kapal yang dikirimkan oleh Air Warfare Destroyer Alliance, konsorsium dari Departemen Pertahanan, Raytheon Australia, dan ASC Shipbuilding yang didukung oleh Navantia Australia.

HARUS BACA :  Brasil Membeli Pesawat Airbus C295 SAR Ketiga

“Tonggak hari ini adalah demonstrasi lebih lanjut dari keberhasilan Rencana Pembangunan Kapal Angkatan Laut Pemerintah Turnbull,” kata Menteri Pyne. “Program AWD (air warfare destroyers) telah memenuhi semua target anggaran dan jadwal sejak pelaksanaan inisiatif reformasi Pemerintah.”

“Brisbane akan mulai beroperasi akhir tahun ini dan dengan saudara-saudaranya, mereka akan menjadi kapal perang paling kuat yang pernah dioperasikan oleh Angkatan Laut Australia.” “Dengan menggunakan kombinasi teknologi Australia dan terbukti secara global, kapal perang berkemampuan tinggi ini akan berkontribusi langsung terhadap keamanan maritim kami dan memungkinkan kami bekerja lebih dekat dengan sekutu kami.”

HARUS BACA :  Serangan Siber Penyebab Tabrakan Kapal Perang Amerika Serikat?
HARUS BACA :  Yonif Raider 515 Kostrad Bantu Kesehatan Masyarakat

Selama satu dekade terakhir, lebih dari 5.000 warga Australia yang terampil telah bekerja di tiga kapal destroyer Peperangan Udara. “Ini telah meletakkan fondasi bagi industri pembuatan kapal Australia dan integrasi sistem yang akan membangun frigat kelas Hunter baru di Australia Selatan.”

“Program AWD juga telah membangun rantai pasokan Australia yang luas, yang terdiri lebih dari 2.700 pemasok.” “Lebih dari 500 dari ini berasal dari Australia Selatan, merangsang pertumbuhan ekonomi yang kuat dan penciptaan lapangan kerja.”

HARUS BACA :  Kunjungan Pangdivif 2 Kostrad ke Yonkav 8 Kostrad

The Air Warfare Destroyer, HMAS Hobart, diterima dan ditugaskan untuk melayani tahun lalu. Kapal ketiga, Sydney, diluncurkan di Osborne pada bulan Mei tahun ini dan akan dikirimkan ke Angkatan Laut tahun depan.

Destroyer Brisbane merupakan Hobart Class guided missile destroyer dengan kemampuan : Air Defence, Surface Warfare, Surveillance dan Undersea Warfare.

Rendy Raditya
Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

HARUS BACA :  Marinir Indonesia – Amerika Serikat Gelar Latihan Bersama di Situbondo

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...
44.1k Followers
Follow

Related articles

HARUS BACA :  Konsorsium Indonesia dan SAAB, Bangun Kapal Selam Nasional

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here