Ukraina Ingin Membeli Sistem Pertahanan Udara dari AS

Militer.or.id – Ukraina Ingin Membeli Sistem Pertahanan Udara dari AS.

Peluncur rudal permukaan-ke-udara Patriot di Fort Bliss, Jerman. © Mark Halloway via Wikimedia Commons

Militer.or.id – Duta Besar Ukraina untuk Amerika Serikat Valeriy Chaly mengumumkan pada 28 Agustus bahwa pemerintah akan berusaha membeli sistem pertahanan rudal modern dari Amerika Serikat.

Dalam wawancara dengan Radio NV, Ukraina, Valeriy Chaly mengatakan bahwa Ukraina telah menanyakan kemungkinan penjualan sistem pertahanan rudal dari Amerika Serikat.

“Ukraina telah menanyakan secara resmi kepada Washington untuk kemungkinan penjualan sistem pertahanan rudal senilai US $ 750 juta per unit, yang diperlukan setidaknya untuk 3 kompleks militer Ukraina”, kata Valeriy Chaly.

Duta besar pun menambahkan bahwa permintaan yang relevan ini diutarakan dalam pertemuan tingkat tinggi Presiden Ukraina dan Amerika Serikat di Brussels, serta saat pertemuan dengan  penasihat keamanan nasional Presiden AS Donald Trump, John Bolton.

HARUS BACA :  AS Sumbangkan Sistem SABIR untuk Filipina

Sejumlah ahli menyatakan pandangan berbeda tentang masalah ini. Diasumsikan bahwa Ukraina meminta kemungkinan penjualan “sistem pertahanan rudal” Patriot untuk menggantikan sistem rudal S-300PT dan S- 300PS yang menua.

HARUS BACA :  Indonesian Army Attend Demonstration of WS-43 Loitering Glide Bomb in China

Ukraina berencana menggunakan sistem rudal Patriot untuk memperkuat pertahanan negaranya dan mencegah ancaman regional. Sistem pertahanan rudal Patriot adalah fondasi pertahanan udara dan pertahanan rudal bagi 15 negara didunia.

HARUS BACA :  Ledakan Guncang Kabul Saat Kunjungan Pemimpin NATO

Sejak Januari 2015, Patriot telah mencegat lebih dari 100 rudal balistik dalam operasi tempur di seluruh dunia, lebih dari 90 pencegatan tersebut telah melibatkan rudal permukaan-ke-udara berbiaya rendah buatan Raytheon.

Raytheon telah membangun lebih dari 220 unit kendaran peluncur Patriot dan mengirimnya ke pelanggan di 15 negara. Banyak dari negara-negara tersebut telah memilih untuk memanfaatkan arsitektur fleksibel Patriot dan meningkatkan sistem mereka.

HARUS BACA :  UVZ: Militer Rusia Terima BMPT-72 Tahun 2018
Rendy Raditya
Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...
44.1k Followers
Follow

Related articles

HARUS BACA :  Menhan RI Beri Pengarahan kepada Perwira Kostrad

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here
HARUS BACA :  Rencana Pengadaan Peluru Kendali Jarak Menengah Untuk TNI AD