Seminar Penataan Wilayah Pertahanan di Indonesia Wilayah Barat

Seminar penataan wilayah pertahanan untuk mendukung operasi gabungan TNI di wilayah Indonesia Barat
Seminar penataan wilayah pertahanan untuk mendukung operasi gabungan TNI di wilayah Indonesia Barat (Kemhan)

Puslitbang Strahan Balitbang Kemhan menyelenggarakan seminar litbang Penataan wilayah pertahanan untuk mendukung operasi gabungan TNI di wilayah Indonesia Barat, yang dilaksanakan di Rupatama Lantai V Gedung Ir. H. Djuanda Kantor Balitbang Kemhan Jl. Jati No.1 Pondok Labu, Jakarta Selatan.

Dilansir dari laman Kemhan (7/ 11), Kabalitbang Kemhan dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Kapuslitbang Strahan Balitbang Kemhan mengatakan, bahwa pembangunan masyarakat mencakup pembangunan kesejahteraan dan pertahanan serta keamanan.

HARUS BACA :  Anda Harus Singkirkan Rudal 9M729

Pembangunan dan pengembangan wilayah pertahanan harus tertuang di dalam RT/ RW Nasional, maupun daerah oleh karenanya pemerintah atau pemerintah daerah wajib menyediakan lahan untuk pembangunan dan pengembanghan wilayah pertahanan, sedangkan penyediaan lahan untuk wilayah pertahanan dilakukan atas usul Menteri.

Lebih lanjut Kabalitbang menjelaskan, bahwa salah satu bentuk OMP maupun OMSP yang biasa dilakukan adalah operasi gabungan TNI yaitu operasi yang dilakukan oleh dua angkatan atau lebih dibantu oleh operasi lainnya sesuai dengan kebutuhan di bawah satu komando untuk melindungi kepentingan nasional.

HARUS BACA :  Memeriksa Kesiapan 2 KCR-40 Satkatarmabar
HARUS BACA :  Brigif PR 17 Kostrad Juara Terbuka Terjun Payung 2018 di Manado

Keberhasilan operasi gabungan TNI ditentukan oleh berbagai faktor yaitu, kesiapan alut sista TNI, sarana dan prasarana pendukung operasi serta dukungan dari semua elemen masyarakat

INDONESIAMiliterMiliter Indonesia

Kami sangat menghargai pendapat anda. Bagaimanakah pendapat anda mengenai masalah ini? Tuliskanlah komentar anda di form komentar di bagian bawah halaman ini.

Roy Prasetya
Roy Prasetyahttps://militer.or.id
NKRI adalah harga mati! Demikian menjadi prinsip hidup penulis lepas ini. Berminat terhadap segala macam teknologi militer sejak kelas 5 SD, ketika melihat pameran Indonesian Air Show 1996.

Latest articles

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...
44.1k Followers
Follow

Related articles

HARUS BACA :  “Strategi AS Disini Telah Gagal” – Militer.or.id

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here
HARUS BACA :  TNI AU Berbagi Pengalaman dengan Delegasi RAAF