Israel Masih Berlatih Hancurkan Sistem Pertahanan Udara Tua Buatan Soviet?

Foto-foto yang  diyakini diambil di Gurun Negev Israel dan diunggah di Twitter, menunjukkan tiruan sistem rudal permukaan ke udara Osa dan Kub / Kvadrat yang dirancang Soviet dan diduga digunakan Angkatan Udara Israel selama pelatihan.

Untuk diketahui Uni Soviet memasok Osa dan Kvadrat ke Suriah. Oleh NATO dua senjata ini dikenal dengan kode SA-8 dan SA-6. IDF belum mengomentari klaim tersebut, dan foto-foto yang diunggah belum diverifikasi.

SA-6 digunakan selama Perang Yom Kippur pada Oktober 1973 antara Israel dan koalisi negara-negara Arab, yang dipimpin oleh Suriah dan Mesir. Suriah mampu menggunakan pertahanan udara ini untuk menembak jatuh lebih dari 60 pesawat tempur Israel dari berbagai jenis.

HARUS BACA :  SR-71 Blackbird Pernah Hampir Jatuh dan Dilindungi Viggen

Pada tahun 1982 Israel menyerbu Lebanon dan Suriah mengerahkan lebih dari 30.000 pasukan, 400 tank dan 19 sistem Osa di Lembah Bekaa untuk mengusir serangan IDF.

HARUS BACA :  Singapore and Indian Navies Conclude Annual Bilateral Exercise

Namun Osa Suriah saat itu tidak banyak berguna dan hanya menembak satu F-4 Israel. Soviet beralasan Suriah belum menguasai senjata yang belum lama diterima tersebut.

Saat ini, sistem SA-8 dan SA-6 dianggap usang, tetapi mereka masih tetap beroperasi dengan Tentara Suriah.

HARUS BACA :  Ukraina Aktifkan Lagi Dua Helikopter Langka

Laporan tentang latihan Israel itu muncul hanya beberapa hari setelah Menteri Urusan Yerusalem Israel dan Menteri Perlindungan Lingkungan Hidup Ze’ev Elkin mengatakan bahwa pengiriman sistem pertahanan udara S-300 Rusia ke Suriah adalah kesalahan besar dan  Tel Aviv akan menyerang mereka jika mereka digunakan untuk membidik jet Israel.

“Dengan mengirimkan senjata-senjata ini ke Suriah, Rusia memikul tanggung jawab parsial untuk penggunaannya. Biasanya, Israel bereaksi terhadap serangan di wilayahnya dan pesawatnya tidak melalui demarkasi internasional, tetapi dengan tindakan praktis. Tindakan tidak diragukan lagi akan terjadi, [serangan] harus terjadi, terhadap peluncur yang digunakan untuk menyerang wilayah Israel atau pesawat Israel, “katanya.

HARUS BACA :  Serangan Udara Baru Koalisi Hentikan Usaha Evakuasi Di Suriah

Pada awal Oktober, Kementerian Pertahanan Rusia mengumumkan telah menyelesaikan pengiriman 49 unit sistem pertahanan udara S-300 ke Suriah untuk meningkatkan keamanan pasukan Rusia. Keputusan itu dibuat pada akhir September setelah pesawat Il-20 Rusia jatuh karena rudal Suriah yang ditujukan untuk menyerang jet tempur Israel.

HARUS BACA :  Pindad Ekspor Amunisi Hingga TNT ke Thailand

Kami sangat menghargai pendapat anda. Bagaimanakah pendapat anda mengenai masalah ini? Tuliskanlah komentar anda di form komentar di bagian bawah halaman ini.

Nurul Teje
Nurul Tejehttps://www.militer.or.id
Sangat berminat kepada hal hal yang berbau alutsista Rusia dan Soviet. Mampu mendeskripsikan dengan baik pesawat pesawat tempur buatan Soviet dalam diskusi seru. Kontak jika mau ngopi bareng dan berbincang seru.

Latest articles

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...
44.1k Followers
Follow

Related articles

HARUS BACA :  Bisa Jadi Pengubah Permainan, Typhoon Inggris Debut Membawa Rudal Meteor

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here