Pesawat Tempur Koalisi Saudi Serang Lokasi Gerilyawan Al-Houthi

Ilustrasi, An F-15 Eagle aircraft of the Royal Saudi Air Force takes off during Operation Desert Shield. commons.wikipedia.org

Sana’a, Yaman, Militer.or.id   –   Pesawat tempur koalisi pimpinan Arab Saudi menyerang beberapa lokasi gerilyawan Al-Houthi pada Senin malam 19-11-2018 di pinggir Kota Pelabuhan Laut Merah, Al-Hudaydah, kata warga setempat, dirilis Antara pada Selasa 20-11-2018.

Sebanyak 12 serangan udara dilancarkan di 90th Street dan Permukiman 7 Juli 2018, saat pasukan yang berperang saling melepaskan tembakan sengit di sebelah Timur 50th Street dan Permukiman As-Saleh, demikian laporan Xinhua yang dipantau Antara pada Selasa siang 20-11-2018 di Jakarta.

HARUS BACA :  Diam-diam Zambia Telah Membeli UAV Hermes 450

Peningkatan bentrokan tersebut terjadi beberapa jam setelah Pemerintah Yaman, yang didukung oleh koalisi itu, dan gerilyawan Al-Houthi yang bersekutu dengan Iran mengumumkan gagasan perdamaian guna mendukung upaya perdamaian oleh PBB.

Pemerintah menyatakan akan menghentikan pertempuran dan menghadiri pembicaraan perdamaian, sementara gerilyawan Al-Houthi mengumumkan keinginan mereka untuk menghentikan serangan Rudal balistik ke Arab Saudi dan Uni Emirat Arab sebagai “bukti i’tikad baik” untuk mendukung upaya perdamaian PBB.

Pada Senin pagi 19-11-2018, Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz As-Saud juga menyampaikan dukungannya buat perdamaian di Yaman, kata stasiun televisi Al-arabiya, yang dioperasikan oleh Arab Saudi.

HARUS BACA :  Satgas Yonif 141/Ayjp Jaga Perbatasan Indonesia-Malaysia
HARUS BACA :  Senator Rusia Bahas Pertahanan Udara Efektif Suriah

Al-Hudaydah telah menjadi ajang pertempuran saat pasukan pemerintah berusaha merebutnya dari gerilyawan Al-Houthi. Gerilyawan Al-Houthi menguasai sebagian besar wilayah Al-Hudaydah, termasuk pelabuhannya yang menjadi gerbang masuk utama buat 80 persen impor dan bantuan ke negara yang dicabik perang itu.

Pada Jumat 16-11-2018, Utusan PBB untuk Yaman Martin Griffitsh mengatakan kepada Dewan Keamanan bahwa Pemerintah Yaman dan gerilyawan Al-Houthi telah berjanji akan menghadiri pembicaraan perdamaian.

Griffiths mengatakan ia berharap bisa menyelenggarakan pembicaraan di Swedia sebelum akhir tahun ini dan bahwa ia akan mengunjungi Sana’a dan Al-Hudaydah dalam beberapa pekan ke depan. Sementara itu, Inggris meminta Dewan Keamanan PBB segera melaksanakan gencatan senjata kemanusiaan di Yaman guna menjamin keberhasilan upaya utusan PBB tersebut.

HARUS BACA :  FBI Menyelidiki Agen Mata-Mata China Di Amerika

Arab Saudi memimpin koalisi militer Arab yang ikut-campur di Yaman pada tahun 2015 guna mendukung Pemerintah Presideen Abd-Rabbu Mansour Hadi, setelah gerilyawan Al-Houthi memaksa dia hidup di pengasingan dan merebut sebagian besar wilayah utara negeri itu, termasuk Ibu Kotanya, Sana’a.

Perang 4 tahun di Yaman telah menewaskan lebih dari 10.000 orang, kebanyakan warga sipil, membuat 3 juta orang lagi meninggalkan tempat tinggal mereka dan mendorong negeri itu ke jurang kelaparan.

HARUS BACA :  Diam-diam Zambia Telah Membeli UAV Hermes 450

Kami sangat menghargai pendapat anda. Bagaimanakah pendapat anda mengenai masalah ini? Tuliskanlah komentar anda di form komentar di bagian bawah halaman ini.

Rendy Raditya
Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...
44.1k Followers
Follow

Related articles

HARUS BACA :  Satgas Yonif 141/Ayjp Jaga Perbatasan Indonesia-Malaysia

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here