Korea Selatan Segera Lengkapi Destroyer Aegis dengan Rudal SM2 – Militer.or.id

Rudal SM2 ditembakkan destroyer USS Curtis Wilbur (DDG 54) AS. (U.S. Navy Photo/ Wikimedia Commons)

Agen pembelian senjata Seoul mengatakan pada hari Jumat bahwa Korea Selatan berencana membeli lusinan rudal kapal-ke-udara buatan AS, dalam sebuah pesanan senilai sekitar 300 juta USD, untuk meningkatkan pertahanan udara terhadapKorea Utara.

Sejak 2013, Korea Selatan telah membeli Standard Missile-2, yang dikembangkan oleh Raytheon Co (RTN.N), dengan cara mencicil untuk melengkapi tiga perusak Aegis yang bersiap untuk dikerahkan pada pertengahan tahun 2020-an.

HARUS BACA :  Pangdam Pattimura Kunjungi Suku Mausu Ane

Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mendeteksi dan melacak rudal Korea Utara, negara tetangga yang mengembangkan program nuklir.

Seorang pejabat Administrasi Program Akusisi Pertahanan Korea Selatan (DAPA) menjelaskan bahwa keputusan pembelian rudal terbaru oleh panel akuisisi pertahanan membuka jalan untuk pengiriman batch terakhir.

Pejabat itu menolak untuk menyatakan jumlah rudal karena masalah keamanan, tetapi mengatakan akan ada “lusinan”, dengan total pesanan senilai sekitar 340 miliar won (304 juta USD).

HARUS BACA :  Latihan Selam Tempur Kopaska di KRI Cakra-401
HARUS BACA :  Satgas Opter TNI Kalwedo Maluku 2018 Resmi Ditutup

Pejabat itu menolak untuk diidentifikasi karena dia tidak berwenang untuk berbicara secara terbuka tentang kesepakatan itu.

Dalam upaya rekonsiliasi tahun ini, tetangganya merebut pakta militer komprehensif pada pertemuan puncak September di Pyongyang, ibukota Korea Utara, yang bertujuan untuk meredakan ketegangan militer di perbatasan mereka yang dijaga ketat.

Namun Korea Selatan terus memperkuat pertahanan udara, dengan memutuskan bulan lalu untuk membeli dua sistem radar peringatan dini Israel.

HARUS BACA :  Angkatan Laut Jelaskan Spesifikasi LPD Ketujuh

Pada bulan September, Departemen Luar Negeri AS menyetujui kemungkinan penjualan militer senilai 2,6 miliar USD untuk Korea Selatan termasuk enam pesawat pengintai maritim Poseidon P-8A buatan Boeing (BA.N) dan 64 rudal Patriot anti-balistik, yang dibuat oleh Lockheed Martin Co (LMT.N).

Sumber: Reuters

Kami sangat menghargai pendapat anda. Bagaimanakah pendapat anda mengenai masalah ini? Tuliskanlah komentar anda di form komentar di bagian bawah halaman ini.
Roy Prasetya
Roy Prasetyahttps://militer.or.id
NKRI adalah harga mati! Demikian menjadi prinsip hidup penulis lepas ini. Berminat terhadap segala macam teknologi militer sejak kelas 5 SD, ketika melihat pameran Indonesian Air Show 1996.

Latest articles

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...
44.1k Followers
Follow

Related articles

HARUS BACA :  Uji Rencana Operasi PPRC TNI di Tactical Floor Game

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here
HARUS BACA :  Pangdam Pattimura Kunjungi Suku Mausu Ane