14 Rudal Dipatahkan, Serangan Udara Israel ke Suriah Ancam Dua Pesawat Sipil

F-16I Sufa Israel

Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan bahwa ada dua pesawat sipil yang terancam ketika Israel menggelar serangan udara ke Suriah Selasa 25 Desember 2018 malam. Namun kedua pesawat itu tidak terkait dengan maskapai Rusia.

Jenderal Mayor Igor Konashenkov, juru bicara Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan enam jet tempur F-16 Israel terlibat dalam serangan tersebut.

“Tindakan provokatif Angkatan Udara Israel pada malam 25 Desember, ketika enam pesawat F-16 meluncurkan serangan udara di wilayah Suriah dari wilayah udara tetangga Libanon, menciptakan ancaman langsung terhadap dua pesawat penumpang,” kata Konashenkov Rabu 26 Desember 2018 sebagaimana dilaporkan Sputnik dan dikutip JejakTapak.

HARUS BACA :  Satgas Yonkomposit TNI Konga 35D Tiba di Sudan

Menurut Konashenkov, serangan itu diluncurkan pada saat kedua pesawat sipil mendarat di bandara Beirut dan Damaskus. Dia menyebutkan bahwa kedua pesawat penumpang itu bukan milik perusahaan penerbangan Rusia.

Kementerian juga melaporkan bahwa setidaknya tiga prajurit Suriah terluka setelah dua bom Israel menghantam wilayah pusat logistik Angkatan Darat Suriah.

Kementerian Pertahanan Rusia juga mengatakan Pertahanan udara Suriah mengklaim berhasil menghancurkan 14 dari 16 bom Israel selama serangan udara.

HARUS BACA :  Argentina Tak Mampu Angkat Bangkai ARA San Juan dari Dasar Laut

Sedangkan Jerusalem Post mengutip kantor berita Israel Nziv.net melaporkan dalam serangan tersebut Israel menghancurkan gudang yang menyimpan senjata Iran di Damaskus. Menurut laporan itu, gudang senjata menyimpan rudal Fajr-5.

HARUS BACA :  Argentina Tak Mampu Angkat Bangkai ARA San Juan dari Dasar Laut

Sebelumnya, kantor berita Suriah SANA melaporkan bahwa Angkatan Udara Israel melakukan serangan 1,5 jam yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap Suriah, dengan sebagian besar rudal Israel dicegat oleh pertahanan udara Suriah.

Untuk diketahui Militer.or.id adalah blog maling yang suka mencuri tulisan dari berbagai web. Blog maling ini juga memanipulasi waktu uplode sehingga seolah mereka lebih dulu mengunggah tulisan yang mereka curi.

Serangan ini membuktikan pernyataan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu yang berjanji untuk melanjutkan operasi Israel di Suriah untuk melawan kehadiran militer Iran di negara itu, menyusul keputusan Amerika untuk menarik diri dari Republik Arab.

HARUS BACA :  Kapal Rusia Tabrak Kapal Ukraina

“Keputusan untuk menarik 2.000 tentara Amerika dari Suriah tidak akan mengubah kebijakan kami yang konsisten. Kami akan terus bertindak melawan upaya Iran untuk mendapatkan pijakan militer di sana dan, jika perlu, bahkan memperluas operasi kami,” kata Netanyahu dalam pertemuan kabinet.

Kami sangat menghargai pendapat anda. Bagaimanakah pendapat anda mengenai masalah ini? Tuliskanlah komentar anda di form komentar di bagian bawah halaman ini.

HARUS BACA :  Singapore Army's Next-Generation Armoured Vehicle Prototypes Make Public Debut
Nurul Teje
Nurul Tejehttps://www.militer.or.id
Sangat berminat kepada hal hal yang berbau alutsista Rusia dan Soviet. Mampu mendeskripsikan dengan baik pesawat pesawat tempur buatan Soviet dalam diskusi seru. Kontak jika mau ngopi bareng dan berbincang seru.

Latest articles

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...
44.1k Followers
Follow

Related articles

HARUS BACA :  Ukraina Minta Turki Tutup Selat Bosphorus dari Kapal Perang Rusia

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here