Media Korut Desak Korsel Hentikan Agenda Latihan Militer

Media Korut Desak Korsel Hentikan Agenda Latihan Militer, militer.or.id – Korea Utara melalui media resmi pemerintahannya mendesak Korea Selatan untuk menghentikan agenda latihan militer termasuk dengan Amerika Serikat (AS). Ditulis oleh surat kabar Rodong Simun bahwa latihan dan segala upaya penguatan militer bisa merusak suasana perdamaian serta dialog di Semenanjung Korea.

“Itu bukan sesuatu yang dapat dengan mudah diabaikan bahwa otoritas militer di Korea Selatan telah mengadakan latihan perang dari awal tahun ini dengan memobilisasi sejumlah besar pasukan,” tulis Rodong Sinmun, surat kabar partai berkuasa di Korut, pada artikelnya. “Itu adalah tindakan militer berbahaya yang bertolak belakang dengan kecenderungan saat ini yang bergerak menuju rekonsiliasi, perdamaian, dan stabilitas rakyat kami,” tambah surat kabar itu, menurut lansiran Yonhap News, Senin (28/1/2019).

HARUS BACA :  Rusia Menilai Infrastruktur Nuklir AS Di Eropa Harusnya Dihancurkan

Laporan itu juga menyinggung masalah latihan militer anti-terorisme dan latihan musim dingin yang di gelar oleh Korsel baru-baru ini. Selain mengecam latihan militer Korsel tersebut, surat kabar ini juga mengkritik adanya rencana peningkatan anggaran militer negera itu pada tahun ini. Bahkan berniat membawa jet tempur siluman pada akhir Maret.

HARUS BACA :  Tidak Semua Pasukan Ditarik Amerika Dari Suriah

Sebelumnya, Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dalam pidatonya juga meminta kepada Seoul untuk menghentikan latihan militernya dengan AS. Serta menuntut supaya tidak ada persenjataan asing yang dibawa ke Semananjung Korea. Dilansir dari surat kabat tersebut, latihan militer maupun segala upaya yang dilakukan untuk memperkuat militer Korsel merupakan penyebab utama meningkatnya ketegangan dan berkemungkinan memecahkan perang di Semenanjung Korea.

HARUS BACA :  Angkatan Darat Rusia Dilengkapi Sistem Senjata Rudal Iskander-M

“Selama Utara dan Selatan menegaskan keinginan untuk bergerak menuju perdamaian dan kesejahteraan, segala bentuk latihan militer dan masuknya peralatan perang dari luar sudah sepantasnya dihentikan,” tulis surat kabar tersebut.

Demikian laporan yang bisa militer.or.id rangkum terkait Kabar Militer Dunia Terbaru.

Nurul Teje
Nurul Tejehttps://www.militer.or.id
Sangat berminat kepada hal hal yang berbau alutsista Rusia dan Soviet. Mampu mendeskripsikan dengan baik pesawat pesawat tempur buatan Soviet dalam diskusi seru. Kontak jika mau ngopi bareng dan berbincang seru.

Latest articles

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...
44.1k Followers
Follow

Related articles

HARUS BACA :  Upaya Kudeta Gagal Di Gabon Mendapat Kecaman Prancis

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here
HARUS BACA :  Studi LPH Kelas Dokdo Korea Selatan Untuk Bawa F-35B